Monthly Archives: February 2019

Fitur AR

Fitur AR Google Uji Coba di Google Maps

Rencana Google untuk menambahkan realitas ganda atau augmented reality (AR) ke Google Maps, akhirnya mulai terealisasi. Saat ini, Google Maps dengan fitur AR mulai diuji coba.

Google menggunakan teknologi bernama “Visual Positioning System (VPS), yang menggabungkan teknologi AR, Street View, dan sistem navigasi Google Maps. VPS memanfaatkan sensor GPS untuk mendeteksi lokasi pengguna.

Kemudian, kamera ponsel akan dibutuhkan untuk memberikan visual lokasi yang lebih akurat dengan penunjuk arah berbentuk hewan 3D yang akan menuntun pengguna menuju lokasi.

Image result for AR di Google Maps

Navigasi AR akan ditampilkan secara real-time, sehingga pengguna tidak akan nyasar jika bingung di tengah jalan.

Sayangnya, Google tidak menyebutkan kapan sekiranya fitur ini bisa diinstal penggunanya. Google masih perlu melakukan pengujian tambahan untuk memaksimalkan fitur ini.

Sehingga baru meluncurkannya ke para Local Guide (komunitas pemandu lokal) saja. Akan tetapi, apabila telah dirilis secara luas, Google tidak mau penggunanya terlalu tergantung dengan fitur AR ketika berkendara. Alasannya tentu saja soal keselamatan.

Baca Juga : 4 Teknologi VR Hadir di Fashion

Menurut Google, jika smartphone berada pada mode AR dalam waktu yang cukup lama, efeknya akan membuat layar menjadi lebih gelap sehingga dikhawatirkan akan membuat pengguna terganggu.

Pimpinan Desain UX untuk Google Maps, Rachel Inman mengatakan bahwa fitur AR ini tidak untuk digunakan saat mengemudi. Inman menambahkan bahwa navigasi Google Maps AR akan mati ketika gawai diletakkan, demi faktor keselamatan.

Hal tersebut dilakukan lantaran Google telah bereksperimen dengan antarmuka pengguna. Hasilnya, mereka menemukan bahwa pengguna mengikuti panduan animasi yang membuat mereka terpaku pada layar terus-menerus.

Selain itu, baterai juga akan terkuras lebih cepat. Ada baiknya, ketika menggunakan fitur AR ini, penguna memberikan jeda waktu.

Perusahaan lain seperti Apple, Facebook, Google, North, Vuzix, dan lainnya semuanya telah mengerjakan, atau menjual kacamata AR mereka sendiri, yang berarti bahwa fitur baru Google pada akhirnya dapat masuk ke jalur pandang Anda.

Navigasi AR di Google Maps, sejatinya sudah lama direncanakan. Namun, Google baru mengumumkan secara gamblang ide ini dala acara konferensi developer Google I/O 2018 lalu.

virtual reality kehidupan

Berbagai Kemudahan dengan Virtual Reality Kehidupan

Arti kata Virtual Reality atau yang sering disingkat menjadi VR. Virtual Reality di kehidupan merupakan kata gabungan dari Bahasa Inggris, yaitu ‘virtual’ dan ‘reality’. ‘Virtual’ memiliki arti dekat, sedangkan ‘reality’ berarti hal-hal nyata yang kita alami sebagai manusia. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Virtual Reality berarti ‘mendekati kenyataan’. Untuk orang-orang yang tinggal berjauhan, Virtual Reality dapat menjadi salah satu cara alternatif untuk bertemu.

Virtual Reality Kehidupan

Virtual Reality dapat ditemukan dalam berbagai hal, contohnya dengan headset, treadmill, dan sarung tangan khusus. Ketika menggunakan virtual reality, otak dan panca indera manusia akan menghasilkan sebuah ilusi. Karena itu, banyak orang bermain game dengan menggunakan teknologi ini. Menggunakan virtual reality dapat membuat manusia merasa sedang berada di tempat tersebut, sehingga bermain game akan lebih terasa menyenangkan, serta mendapatkan pengalaman yang berbeda. Lalu apa sajakah keuntungan teknologi virtual reality tersebut, dan bagaimana cara kerja virtual reality ?

Kelebihan paling utama dari Virtual Reality di kehidupan adalah kemampuannya dalam membuat seseorang seperti berada di dalam dunia tersebut, seperti semua yang Anda alami adalah nyata. Kelebihan dari Virtual Reality ini sering digunakan untuk keperluan pelatihan, contohnya praktek dokter, menerbangkan pesawat, dan lain-lain. Dokter dapat berlatih melalui virtual reality dengan cara memainkan VR operasi pasien. Begitu juga dengan pilot, ia dapat memainkan VR penerbangan pesawat. Kedua contoh ini merupakan bukti bahwa Virtual Reality dapat membantu seseorang untuk menambah skill serta pengetahuannya, tanpa harus melakukan hal tersebut secara nyata.

Rapat Melalui Virtual Reality

Setiap harinya, jutaan manusia di dunia melakukan kegiatan rapat. Entah di kantor, rumah, atau mungkin di kedai kopi—banyak orang yang melakukan hal ini. Tahukah Anda bahwa Virtual Reality dapat digunakan sebagai media untuk melakukan rapat? Hal terunik dari rapat menggunakan Virtual Reality adalah anggota rapat tidak perlu pergi kemanapun. Setiap anggota hanya perlu menggunakan headset VR dan menghubungkannya kepada aplikasi Virtual Reality. Ketika sudah terhubung, setiap anggota rapat akan merasa berada di dalam suatu ruangan. Tidak hanya itu, avatar yang dimiliki masing-masing anggota dapat memperlihatkan emosi atau raut wajahnya. Rapat melalui Virtual Reality akan sangat membantu ketika akan mengadakan rapat jarak jauh.

Baca Juga : Dampak Augmented Reality Untuk Anak

Menghemat Budget Kantor

Dengan semakin banyaknya perusahaan startup yang hadir di Indonesia khususnya di Jakarta, semakin banyak pula pekerja lepas atau sering disebut sebagai freelancer. Teknologi Virtual Reality ini sangat membantu dalam menghemat biaya operasional. Hal ini disebabkan karena hanya dengan melalui Virtual Reality, seseorang dapat ikut rapat serta menyampaikan pendapat tanpa harus pergi keluar rumah. Karena tidak perlu keluar rumah, maka seseorang tidak perlu mengeluarkan uang untuk menuju ke sebuah kantor. Selain biaya operasional, Virtual Reality juga dapat membantu dalam menghemat waktu.

Jika biasanya perjalanan dari rumah Anda ke kantor membutuhkan waktu satu jam, maka dengan Virtual Reality, Anda hanya butuh waktu sekitar 5 menit untuk bersiap-siap sebelum melakukan rapat melalui VR. Selain itu, kesulitan bekerja antar kota atau antar negara sekali pun dapat teratasi dengan teknologi VR. Jika seseorang bekerja untuk sebuah proyek di luar kota, Anda tidak perlu jauh-jauh ke kota tersebut untuk melihat perkembangan proyek. Ia hanya membutuhkan teknologi VR sehingga dapat melihat dengan jelas sejauh mana perkembangan proyek itu.

Tidak dapat dipungkiri bahwa di Indonesia khususnya Jakarta, semakin banyak individu yang memilih untuk bekerja sebagai freelancer dan juga remote worker. Bekerja sebagai remote worker dapat menjadi solusi dari keadaan jalanan di Jakarta yang membuat lelah karena kondisi jalanan setiap hari. VR dapat membantu para freelancer atau remote worker yang perlu menghadiri rapat tanpa harus keluar rumah.

Keyboard Virtual Reality

Keyboard Virtual Reality Logitech Bridge

Virtual Reality atau yang dikenal dengan sebutan VR memiliki potensi besar, dan dapat memberikan kesenangan yang sama besar dan pengalaman yang berbeda. Terkadang, meski diambil sepenuhnya dari kenyataan tidaklah ideal. Sedangkan untuk beberapa game, hanya menggunakan kontroler nirkabel yang dibutuhkan, tidak semua game VR perlu dimainkan sambil berdiri. Dan mengacu pada permasalahan yang ada, di mana keyboard dan mouse masih tetap dapat digunakan untuk kontrol, namun keyboard virtual reality tampak membuatnya menjadi rumit, sehingga Anda tidak dibiarkan sedikitpun melihat sosok periperal tersebut.

Logitech Bridge dengan VR

Namun sekarang Logitech tampaknya telah datang untuk menyelamatkan permasalah itu melalui solusi matangnya yang disebutnya sebagai Logitech Bridge. Bukan keyboard baru yang dibuat khusus untuk VR, melainkan ini adalah semacam aksesori yang sesuai dengan keyboard virtual reality Logitech G lainnya, yang membuat semuanya lebih mudah bagi mereka yang kebetulan sudah memilikinya.

Bridge adalah aksesori yang menempel pada keyboard Anda, dan mungkinkan Anda untuk memilih keyboard mana melalui dukungan perangkat lunak yang ada. Begitu kedua hal tersebut ditetapkan, Anda langsung bisa melihat keyboard di dalam lingkungan VR Anda. Karena pelacak klip ke keyboard virtual reality itu, Anda tidak perlu khawatir kalau tampilan keyboard VR yang ada tidak akan sinkron dengan tindakan yang sebenarnya, mengingat semuanya akan bereaksi secara alami.

Baca Juga : Terapkan Marketing dengan Virtual Reality

Teknologi ini tampaknya melampaui harapan banyak kalangan yaitu hanya sekedar membiarkan seseorang melihat keyboard mereka di VR. Lebih jauh lagi, cara menggunakan VR Logitech kabarnya juga telah berbicara tentang kemungkinan bakal menerapkan skin yang berbeda ke periperal virtualnya tersebut, yang bisa memiliki keuntungan yang jelas dalam berbagai game, terutama dengan skema keybind yang lebih kompleks. Atau, itu bisa berguna untuk membiarkan seseorang mengubah estetika, yang lebih cenderung hanya untuk bersenang-senang saja.

Keyboard Virtual Reality

Menyadari hal itu, Logitech tampaknya juga berencana untuk mengambil perangkat Bridge (termasuk keyboard G) tersebut kepada para pengembang VR, jadi mudah-mudahan teknologi ini tidak akan terlalu lama untuk masuk pasar. Selain HTC Vive, Logitech Bridge juga terkoneksi secara apik bersama SteamVR, sehingga setiap pengembang SteamVR saat ini sudah bisa mendapatkan Logitech BRIDGE SDK tanpa harus bersusah payah lagi mencarinya.

Pameran Virtual Reality

Pameran Virtual Reality Dengan Ponsel

Sebuah perusahaan teknologi imersif asal Los Angeles memberikan pengalaman yang sangat inovatif untuk para penggemar seni global. Mereka memberikan pameran seni dengan bentuk yang berbeda dari pameran pada umumnya. Pameran ini adalah Pameran Seni Virtual Reality, di mana para penikmat seni bisa berkeliling pameran tanpa perlu datang sama sekali ke pameran aslinya.

VRt Ventures, dalam kerja samanya dengan Shepard Fairey dan Juxtapoz Magazine, mengumumkan peluncuran “DAMAGED”. Yang akan memberikan pengalaman VR dan AR yang memungkinkan penggemar untuk masuk ke dalam pameran tunggal terbesar Shepard Fairey tanpa perlu ke Los Angeles sama sekali.

Shepard Fairey menggunakan teknologi VR dengan tujuan agar karyanya dapat dinikmati oleh para penikmat tanpa lekang oleh waktu. Untuk merasakan pengalaman pameran VR ini, telah tersedia 5 platform utama, dengan platform utama Oculus, Samsung Gear dan Steam VR. Serta tersedia di App Store dan Google Play bagi para pengguna mobile.

Dalam pembuatannya, VRt Ventures menggunakan Scanner laser dan teknologi volumetrik fotogrametri. Untuk memindai seluruh ruang pameran secara akurat, sehingga dapat memberikan pengguna sensasi petualangan seni otentik yang mendalam. Dan tentunya, dilengkapi dengan narasi Shepard dengan durasi lebih dari 100 menit. Serta, fitur AR yang memungkinkan pengguna untuk memanfaatkan ponsel mereka untuk berkeliling di sekitar pameran seni virtual reality. Dengan adanya seperti itu akan membuat pengalaman yang berbeda untuk pengguna AR.

Baca Juga : 7 Game Virtual Reality Terbaik

Sebagai seorang seniman, Shepard Fairey mengerti bahwa tidak peduli berapa banyak waktu yang dihabiskan untuk pameran tunggal. Pameran tersebut hanya tersedia dalam waktu yang sangat terbatas, sehingga tidak semua orang bisa menikmatinya sebelum hilang selamanya.

Baca Juga : Dampak Augmented Reality Untuk Anak

Dalam kerjasamanya dengan VRt Ventures, Shepard Fairey senang mengetahui bahwa penggemar seni di seluruh dunia akan dapat menikmati pameran tunggal terbesarnya. Membuat pameran seni dapat diakses oleh siapapun, dimanapun, dan kapanpun hanya lewat platform Virtual Reality, atau  bahkan hanya lewat ponsel seluler.

teknologi virtual reality

Teknologi Virtual Reality Keren Hadir di Dunia Fashion

Saat ini, teknologi virtual reality (VR) sedang dikembangkan oleh beragam perusahaan. Banyak perusahaan besar yang sangat serius menggarap teknologi VR. Contoh saja Google yang telah meluncurkan Daydream dan Tilt Bursh. Selain Google, ternyata ada juga industri di bidang fashion yang ikut mengembangkan teknologi virtual reality. Apa saja teknologi VR yang sedang dikembangkan untuk dunia fashion, ada dibawah.

Teknologi Virtual Reality Untuk Fashion

1. Menonton Acara Runway

Tidak perlu terbang jauh-jauh ke luar negeri untuk menonton runway. Kamu bisa merasakan menjadi penonton baris terdepan dalam runway dengan teknologi VR. Sebagai contoh, Balenciaga menyiarkan secara live acara Catwalk Fall Winter 2016 nya yang bisa dinikmati dengan kecanggihan 360-degrere virtual reality. Untuk menontonnya, Balenciaga menyediakan aplikasi yang dapat di downloadsecara gratis dan bisa diinstal di smartphone.

2. VR Headset Buatan Merk Ternama

Salah satu merk ternama yang menciptakan VR Headset sendiri adalah Dior. Dior Eyes diciptakan untuk memberikan kesempatan bagi orang-orang merasakan suasana di backstage pada acara runway-nya. Perangkat VR ini sudah dilengkapi dengan gambar kualitas HD dan integrated holophonic audio. Hal ini akan menciptakan suasana belakang panggung yang terlihat nyata, termasuk sensasi penglihatan 360 derajat.

3. Kamar Pas Virtual

Pernah tidak merasakan lagi di toko baju dan mau coba banyak baju yang semuanya beda-beda? Pasti PR banget dong copot-pasangnya satu per satu. Nah, sekarang sudah ada yang namanya FX Mirror. Ini adalah cermin yang diintegrasikan dengan teknologi virtual reality sehingga kamu bisa mencoba berbagai baju yang ada di toko.

Baca Juga : Hubungan Virtual Reality dan Bisnis

4. Virtual Reality Department Store

eBay mengeluarkan Virtual Reality Department Store pertama di dunia. Kamu bisa melihat-lihat barang yang dijual bagaikan berjalan-jalan di department store, tapi tanpa perlu berjalan. Barang-barang yang dijual berbagai macam, termasuk pakaian. Di sini, teknologi VR mempermudah kita semua untuk berbelanja tanpa perlu buang waktu dan tenaga untuk pergi mengelilingi toko-toko. Belum punya alat yang mendukung untuk merasakan semua hal itu? Jangan khawatir, kamu bisa bermain game Fashion terkini, Dress Up Diary. Dengan game ini, kamu bisa mencoba segala jenis dandanan mulai dari rambut sampai sepatu dan mix and match semuanya sesuai dengan gaya kamu.

video virtual reality

Video Virtual Reality Youtube, Pilihan 2018

Pertumbuhan Video Virtual Reality (VR) menunjukan adanya peningkatan meski sempat mengalami penurunan pengapalan perangkat. Kemunculan beberapa perangkat seperti Lenovo Mirage Solo, Oculus Go, dan Xiaomi Mi VR yang bisa digunakan tanpa membutuhkan PC, turut menyumbang peningkatan VR mobile sebesar 417,7 persen penjualan selama kuartal-II 2018. Semakin meningkatnya pasar VR, semakin banyak pula video VR, baik video berformat 360 derajat atau VR180. Beda keduanya adalah jangkauan pandang. Dengan video 360 derajat, pengguna bisa melihat video VR secara penuh degan memutar sejauh 360 derajat, sementara VR180 hanya bisa berputar setengahnya saja. Berikut jajaran 15 video VR YouTube populer sepanjang 2018. Sebelum menonton video berikut, jangan lupa memasang perangkat VR untuk mendapat kesan video lebih hidup.

Video Virtual Reality Pilihan Youtube 2018


1. Victoria Falls, The Pearl of Africa (Video 360)

Dalam video berdurasi empat menit 13 detik ini, pengguna akan diajak jalan-jalan menyusuri salah satu air terjun paling spektakuler di dunia yakni air terjun Victoria. Untuk mendapatkan pemandangan senyata mungkin, kreator video harus berkeliling di selama 24 jam menggunakan pesawat untuk mengambil gambar air terjun yang berada di Livingstone ini. Meski menggunakan bantuan teknologi, namun pengguna juga akan bisa menikmati suguhan alam Victoria Falls, lengkap dengan hiasan pelanginya.

2. VOLTA Hair Suspension, Immercirque Eps 2: Cirque du Soleil Artist Danila Bim (VR180)

Di video ini, pengguna diajak untuk melihat bagaimana persiapan salah satu kelompok akrobatik terkenal di dunia yang kerap mempertontonkan aksi ekstrem. Salah satunya adalah aksi “Hair Suspension” atau suspensi rambut yang dilakukan oleh salah satu penarinya, Danila Blim. Disebut demikian, karena sang penari akan ditarik ke atas dengan tali yang terkait ke ikatan rambutnya dengan sebuah trik khusus. Selama lima menit 15 detik, pengguna akan melihat bagaimana persiapan Danila, mulai dari latihan, makeup, kostum, dan mengintip bagaimana hair suspension dilakukan.

3. Wild with: Bears (Video 360)

Sesuai judulnya, video ini akan mengajak pengguna VR untuk lebih dekat dengan beruang cokelat Kodiak di habitatnya secara langsung. Mengingat sulit melakukannya di dunia nyata, video ini bisa menjadi alternatif untuk lebih dekat dengan beruang Kodiak, termasuk mendengar deramannya.

4. Elton John – Farewell Yellow Brick Road Tour: The Launch (VR180)

Video ini merupakan hasil kolaborasi antara YouTube dan Elton John saat pengumuman tur terakhir penyanyi asal Inggris ini berjudul “Farewell Yellow Brick Road”. Di awal video berdurasi 26 menit 20 detik ini, pengguna VR akan menikmati efek visual bernuansa galaksi yang menarik dengan sambil mendengarkan lagu-lagu populer Elton John. Ada pula obrolan Elton dengan salah satu jurnalis Anderson Cooper di akhir video.

Baca Juga nih : Augmented Reality Merevolusi Pertanian

5. Isle of Dogs, Behind The Scene in (Video 360)

Setelah sukses mencuri perhatian penonton dengan film animasi “Isle of Dogs”, sutradara Wes Anderson membuat video di balik layar. Namun bukan seperti video di balik layar pada umumya yang lebih banyak menceritakan teknis pembuatan film. Di video berdurasi lima menit 21 detik ini dibuat dalam animasi dengan para karakter anjing fiktif dalam film yang kebih banyak menceritakan pesan film ini.

Baca Juga nih : 7 Game Virtual Reality Terbaik

6. The Female Planet : Episode 3 (Video 360)

Video ini merupakan salah satu serial VR berjudul “The Female Planet”. Serial ini bercerita tentang para perempuan yang bekerja sebagai teknisi. Dalam video ini, penonton akan diajak lebih dekat dengan salah satu teknisi Boeing perempuan yang bekerja di NASA bernama Tiera Fletcher. Ia merancang roket yang akan membawa manusia ke bulan dan Mars. Fletcher akan berkisah tentang karirnya sembari menjelaskan proyek yang ia kerjakan.

7. Google Doodles/Spotlight Stories: Back to the Moon (Video 360)

Google Spotlight Stories merupakan kanal khusus yang menampilkan video narasi yang khusus dirancang untuk teknologi video virtual reality. Salah satu episode nya adalah berkolaborasi dengan proyek Google Doodles, Google Arts & Cultures, dan Cinémathèque Française yang diproduksi oleh Nexus Studio. Proyek ini mendapat apresiasi dengan masuk dalam nominasi “Outstanding Original Interactive Program” untuk animasi novel ikonis artis. 8. The Joe Embiid (Video 360

8. The Joe Embiid (Video 360)

Selama dua menit 17 detik, penonton akan melihat aksi salah satu pemain basket NBA All Star, Joel Embiid secara lebih dekat. Beberapa aksi yang dilakukan antara lain on-on-one matchup dengan para penggemar yang ikut serta dalam video tersebut. 9. Escape the Night Season 3 | Welcome to Everlock (VR180)

9. Free Solo National Geographic (Video 360)

Salah satu manfaat teknologi VR adalah memungkinkan penggunanya merasakan atmosfer suatu tempat, tanpa harus ke lokasi secara langsung. Apalagi jika tempat tersebut jauh dan perlu keahlian khusus untuk mencapainya, seperti memanjat tebing atau melihat air terjun. Inilah yang ditawarkan video “Free Solo” dari National Geographic yang mengajak penonton ikut merasakan bagaimana memanjat tebing El Capitan di Taman Nasional Yosemite, California seorang diri.

Baca Juga nih : Perbedaan AR dan VR

10. Nightflyers VR

“Nightflyers” merupakan salah satu serial TV yang tayang di Netflix, berkisah tentang para ilmuan yang membawa misi ekspedisi untuk melakukan kontak pertama dengan kehidupan alien. Dalam edisi khusus VR, penonton akan disuguhkan pemandangan kapal ruang angkasa dan mengungkap rahasia kapal kargo misterius tersebut.

Augmented Reality Anak

Augmented Reality pada Anak, Ketahui Sebelum Terlambat

Augmented Reality pada anak menjadi perhatian yang harus di waspadai. Saat ini semakin banyak teknologi berkembang di Indonesia, khususnya pada dunia video game. Teknologi itu adalah Augmented Reality, biasa disebut AR. Teknologi itu merupakan teknologi yang menggabungkan dunia maya 2D dan 3D ke sebuah lingkungan dunia nyata berupa 3 dimensi. Tidak seperti Virtual Reality atau VR, realitas di dunia maya yang sepenuhnya menggantikan dunia nyata.

Dampak Augmented Reality pada Anak

Saat ini sudah banyak sekali game jenis AR, dan yang paling popular adalah Pokemon Go. Dengan teknologi Augmented Reality dapat memunculkan karakter hologram yang tampak menyatu dengan dunia nyata.

Jake Richardson menyatakan di situs BigThink tentang munculnya perdebatan, apakah teknologi AR berdampak negatif pada anak – anak dan remaja. Karna mereka pastinya akan berada sangat lama di depan layar komputer.

Efek Positif dan Negatif AR pada Anak

Augmented Reality Anak

Efek positifnya adalah bahwa anak – anak yang pandai menggunakan AR akan mendapatkan keuntungan ketika mereka tumbuh dewasa dan bekerja. Biasanya, otak dan mental mereka akan berpikir lebih maju pada dunia teknologi. Apalagi, generasi saat ini memang berubah sangat cepat, dan tidak dapat disangka – sangka.

Menurut Jake, sebagian besar melaporkan bahwa AR untuk pendidikan mengarahkan pada pembelajaran yang lebih baik, efisien dan mendorong motivasi belajar. Karna konten dari AR ini memasukkan konten visual grafis yang asli dan dapat berinteraksi secara real-time.

Selain efek positif, AR memilki dampak negatif, terutama jika anak melakukannnya tanpa pengawasan dan berlebihan. Dampak negatif Augmented Reality pada anak salah satunya membuat anak menjadi malas melakukan aktivitas sehari – hari. Bermain AR juga dapat menimbulkan kecanduan.

Penting Dibaca : Aplikasi AR Mengontrol SmartHome

Memang penggunannya mudah, dengan tab dan smartphone lalu dikasih ke anak, dan anak menjadi senang. Tapi orang tua harus memberikan pengawasan yang tepat, batasi anak Anda bermain gadget. Apalagi ketika pengguaan yang berlebihan, akan menyebabkan anak menjadi kurang tidur dan mudah lelah.

Karna faktanya kecanduan bermain game bisa mengganggu aktivitas yang lain seperti belajar. Untuk itu awasi dan perhatikan anak Anda ketika bermain gadget dan AR.

Contoh Augmented Reality

Apakah Augmented Reality, Kenali Lebih Dekat

Apakah Augmented Reality ? Contoh salah satunya adalah Game Pokemon Go. Namun tahukah Anda, selain ada di permainan, perkembangan Augmented Reality apa saja yang sudah diterapkan di Indonesia ?

Dari berjalan hingga berlari, melalui kamera ponsel, raut wajah berubah senang ketika mendapatkan pokemon di depan mereka. Pokemon Go adalah contoh Augmented Reality yang booming di tahun 2016. Berkat game ini, teknologi Augmented Realty (AR) semakin dikenal masyarakat umum. Berkat Pokemon Go juga, anggapan bahwa teknologi Augmented Reality adalah sebuah konten game yang masih melekat di sebagian besar masyarakat hingga saat ini. Padahal, teknologi Augmented Reality (AR) dapat dimanfaatkan untuk berbagai bidang, bahkan beberapa diantaranya sudah melekat dan menjadi kebutuhan utama di bidang tersebut.

Apakah Augmented Reality

Augmented Reality adalah perangkat yang dapat menampilkan objek digital buatan yang dapat dilihat melalui kamera ponsel atau perangkat lainnya, hal ini membuat teknologi ini diterapkan untuk tujuan perencanaan, promosi, dan edukasi. Berikut contoh Augmented Reality telah digunakan dalam masyarakat bisnis:

Bidang Arsitektur : iStaging

iStaging dapat membantu tiga tipe orang. Pertama, untuk Anda yang ingin mendekorasi rumah tanpa harus membeli barangnya terlebih dahulu. Kedua, untuk Anda yang bekerja sebagai arsitek dan ingin melakukan perencanaan dekorasi atau desain interior suatu bangunan. Terakhir, jika Anda seorang pengembang property yang ingin menunjukan maket bangunan atau contoh desain interior property kepada klien.

iStaging dapat menampilkan desain 3D interior suatu bangunan seperti furnitur, bangunan maket dan lain lain. Tentu hal ini sangat bermanfaat untuk membantu perencanaan dan menghemat biaya produksi dari bidang desain interior maupun arsitektur ya. Tak heran, banyak bisnis berlomba-lomba mengembangkan produknya dan perusahaannya dengan Augmented Reality.

Baca Juga : Aplikasi Augmented Reality Terbaik di iOS

Bidang Edukasi : Star Walk

Anda tidak perlu menjadi seorang astronot atau ahli astronomi untuk mengagumi tata surya dibawah.

Aplikasi Star Walk memungkinkan Anda untuk mengamati bintang dan planet, langsung dari posisi yang di lihat. Cukup unduh aplikasi ini dan arahkan kamera ponsel kearah langit-langit bintang. Nikmatilah pengalaman dan ilmu baru tentang tata surya langsung dari tempat Anda berada.

Bidang Edukasi : Layar

Bukan, ini bukan benda yang sedang Anda lihat sekarang. Layar adalah nama aplikasi Augmented Reality yang dapat membantu menemukan informasi detail secara tepat dan real. Penggunaan aplikasi Layar dapat digunakan pada poster, katalog, atau majalah.

Dan penggunaan Augmented Reality diprediksi akan terus berkembang menguntungkan bidang-bidang lainnya.

Game Virtual Reality

Game Virtual Reality Terbaik

Artikel kali ini kita akan membahas beberapa game yang kompatibel dengan perangkat virtual reality. Ada beberapa game dibawah ini dengan grafis terbaik dan menggunakan kacamata VR. Game ini tentunya harus kompatibel dengan perangkat VR yang Anda gunakan. Karna masing – masing perangkat memiliki keunikannya sendiri. Berikut ini adalah game virtual terbaik menurut Augmented Reality Indonesia.

1. Resident Evil Z : Biohazard

Game Virtual Reality

Sudah tidak asing lagi dengan Resident Evil kan, untuk pertama kalinya seri game Resident Evil hadir pada game virtual reality. Dimana Anda bisa memainkannya di PS4 dengan menggunakan kacamata VR. Game ini akan membawa kedalam petualangan menegangkan dengan kamera sudut pandang orang pertama.

Disini Anda akan bertanrung melawan zombie, menembak dan bertahan hidup adalah hal wajib yang harus dilakukan setiap pemain. Anda juga akan dibawa kedalam dunia yang dipenuhi zombie pemangsa. Pastinya game ini akan membuat Anda tegang dan seru.

2. Arizona Sunshine

Game Virtual Reality

Game virtual reality akan membawa dalam ketegangan yang unik. Game kali ini bernama Arizona Sunshine. Game ini memilki konsep dimana pemain akan menjelajahi wilayah Arizona yang dipenuhi zombie. Dan zombie Arizona muncul pada siang hari.

Pemain harus bermain dengan cepat, karna zombie akan muncul secara tiba – tiba. Anda juga dibekali dengan senjata canggih. Tapi jangan sampai kehabisan peluru ya.

3. Star Trek : Bridge Crew

Game Virtual Reality

Bermain dengan suasana luar angkasa sangat menyenangkan pastinya, apalagi dengan virtual reality. Wow pastinya dapat pengalaman yang sangat unik ya. Bermain Star Trek akan membawa pemain menjadi seorang pilot pada sebuah pesawat tempur luar angkasa.

4. Paranormal Activity

Game Virtual Reality

Game yang diangkat dan diadaptasi dari film layar lebar, Paranormal Activity dapat dimainkan dengan perangkat Ocolus Rift, Project Morpheus dan HTC Vive. Tidak banyak orang tau game ini. Namun dengan adanya game ini Anda bisa merasakan suasana horror dengan menggunakan virtual reality.

Baca Juga : Balapan Drone dengan Augmented Reality

5. Edge of Nowhere

Game Virtual Reality

Sunset Overdrive pencetus Insomniac Games akan merilis Edge of Nowhere. Game ini hanya kompatibel pada Oculus Rift. Game dengan genre survival horror akan membawa pemain ke nuansa pegunungan es dan memberikan pengalaman unik bagi Anda.

6. Rigs

Game Virtual Reality

Saat Sony membahas projek Morpheus di konfrensi E3 2015, perusahaan tersebut sempat menampilkan trailer Rigs. Game yang membuat pemain dapat melakukan tembakan dan mengandalkan strategi tertentu. Sepintas game ini mirip dengan Monday Night Combat.

7. Farpoint

Farpoint adalah salah satu game FPS yang bisa dimainkan dengan menggunakan kacamata VR pada PS4. Game ini sangat seru dan pemain akan dibawa ke luar angkasa dan akan melawan alien. Alien yang ada didalam game ini tidak berbentuk manusia, tapi berbentuk binatang seperti laba – laba.

Augmented Reality Pertanian, Tingkatkan Sektor Agraris

Augmented Reality Pertanian telah masuk kedalam bidang baru yang dipadukan dengan teknologi AR. Terbukti AR banyak menghasilkan aplikasi hiburan dan permainan. Contoh nya seperti Pokemon Go dan platform sosial media seperti Snapchat. Namun teknologi ini telah menunjukan beberapa kali bahwa contoh Augmented Reality dapat berinovasi diluar kategori hiburan.

Augmented Reality Pertanian

Sebelumnya contoh augmented reality sudah membuat aplikasi dari penerbangan, pendidikan, pariwisata sampai layanan kesehatan. Augmented reality berpotensi akan terus berkembang di semua bidang. Dan kini ada trend yang sedang muncul dari contoh augmented aplikasi yaitu bidang pertanian.

Augmented Reality Pertanian

Pada bidang pertanian merupakan hal pertama yang dilakukan dari teknologi augmented reality, tujuannya untuk mengoptimalkan proses pertanian. Contohnya, seorang petani ingin memeriksa ladang jika ada serangga, berarti dia harus memeriksa secara detail di dalam tanah. Dengan teknologi augmented reality akan melacak sekitar area yang di periksa dan akan mendeteksi keberadaan hama dan serangga. Canggihnya, aplikasi augmented reality akan dapat membedakan serangga atau hama mana yang bisa menguntungkan di ladang tersebut.

Augmented Reality Pertanian

Platform berbasis cloud ini mengumpulkan data satelit di lahan petani. Kecerdasan buatan dan pembelajaran mendalam membantu proses dan memahami lokasi tanah. Pengguna aplikasi augmented reality ini dapat membuat konten khusus seperti foto dan catatan dan juga menganalisa.

Simulasi Pelatihan Aplikasi AR di Pertanian

Kunci pada suksesnya penerapan augmented reality bidang pertanian yaitu pada pelatihan. Butuh pelatihan dalam menjalankan aplikasi AR di pertanian, agar mereka terbiasa mengoperasikannya. Dengan ini, petani dapat memfasilitasi pelatihan staff tanpa harus mengeluarkan peralatan dan mesin.

Baca Juga : Robot Tempur Augmented Reality

Masa Depan AR di Pertanian

Dengan tambahnya populasi manusia dan berkurangnya sumber daya alam, juga dampak perubahan iklim, membuat pertanian lebih harus dilestarikan. Untuk itu datangnya aplikasi AR terhadap bidang pertanian membuat kemajuan pada bidang pertanian. Dan augmented reality terus mencari solusi bagi industri.

Studi kasus

Sistem pengendalian hama: Dengan menggunakan AR, petani dapat melihat lebih dekat hama yang menumpuk tanaman mereka. Sekarang, tidak semua hama diciptakan sama – ada hama yang buruk yang perlu segera dibasmi dan ada hama baik yang benar-benar membantu petani. Plus, setiap jenis hama yang menyengat tanaman harus diperlakukan secara berbeda, setelah menyelidiki spesies mereka. AR dapat membantu menciptakan sistem pengelolaan pengendalian hama yang cerdas dimana petani dapat memaksimalkan hasil panennya.

Pemeriksaan tanah: Dengan AR, lebih mudah bagi petani untuk memeriksa sifat-sifat tanah dan menentukan tanaman mana yang akan tumbuh dalam kondisi tertentu. Hal ini akan meminimalkan kerugian bagi petani dan membantu mereka memanfaatkan kualitas tanah yang mereka miliki.

Akses terhadap informasi terkait cuaca: Tanaman yang berbeda tumbuh dengan kondisi cuaca yang berbeda. Tanpa akses terhadap informasi terkait cuaca, petani terkena liku-liku alam dengan hasil yang beragam dalam hasilnya. Dengan AR, informasi cuaca hanya dengan sekali klik, membantu petani memilih hasil panen di bawah kondisi cuaca yang nyata. Ini akan membantu mereka meminimalkan kerugian panen mereka dan memaksimalkan hasil panen.

Arah kedepannya dengan penerapan Augmented Reality untuk pertanian sangat besar harapannya dan mungkin untuk dijalankan.