penggunaan augmented reality

5 Cara Penggunaan Augmented Reality dan Virtual Reality Untuk Kesuksesan Bisnis Anda

Dalam jangka 3 hingga 5 tahun ke depan, tempat kerja digital akan sepenuhnya digantikan oleh penggunaan Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR). Itu adalah prediksi para pengamat teknologi dunia. Pada kenyataannya, hingga saat ini sudah banyak industri yang mulai menggunakan teknologi ini untuk meningkatkan produktivitas dan memanfaatkan konten dengan lebih baik.

Para pengamat juga memprediksi bahwa VR meeting akan menggantikan konferensi video dalam waktu dekat bagi perusahaan-perusahaan besar dengan jarak staf yang berjauhan. Beberapa perusahaan dengan kendala jarak staf yang berjauhan sudah menggunakan video konferensi untuk memberikan laporan pekerjaan. VR akan membawanya lebih jauh lagi. Alih-alih melihat orang di layar, pengguna akan dapat “duduk” bersama dengan rekan kerja yang lain, walau terpisah jarak dan berbeda Negara sekalipun.

Pelatihan konten VR berkualitas telah dikembangkan untuk sektor industri seperti ritel, real estat, militer dan perawatan kesehatan, dan dalam banyak hal, ini berfokus pada kasus penggunaan yang sangat spesifik. Berikut, adalah 6 cara bagi perusahaan dalam penggunaan Augmented Reality dan Virtual Reality untuk tujuan meningkatkan kesuksesan bisnis:

1. Meningkatkan Kinerja Manusia

AR tingkatkan kinerja manusia

Alih-alih menggantikan manusia dengan mesin, augmented reality menyediakan cara baru untuk meningkatkan cara kerja mesin dan manusia. Penggunaan augmented reality dapat meningkatkan kecepatan desain dan mengurangi jumlah waktu yang dibutuhkan suatu produk untuk masuk ke pasar dengan menghilangkan kebutuhan prototipe fisik.

Ini juga meningkatkan upaya keselamatan dan kepatuhan. Misalnya, dapat digunakan dengan headset, atau dipadukan dengan ponsel atau tablet guna melengkapi karyawan dengan fitur-fitur canggih seperti visi sinar-X, kemampuan penginderaan panas, dan akses lebih cepat ketika membutuhkan bantuan dari rekan yang lebih ahli di bidang tertentu.

Contoh lebih jelasnya bisa dilihat dari seorang perawat yang menggunakan AR untuk mencari vena lebih cepat dan lebih efektif. Dengan AccuVein, yang memungkinkan perawat atau dokter untuk memindai tubuh pasien dan membuat pembuluh darah  dapat terlihat melalui perangkat genggam. Ini sangat meningkatkan keakuratan dan mengurangi kemungkinan bagi pasien untuk masuk rumah sakit berkali-kali.

2. Peningkatan Komunikasi

vr tingkatkan komunikasi

Nigel Davies adalah pendiri dan CEO dari Brighton, spesialis pengembangan tempat kerja digital di Inggris, Claromentis. Dia mengatakan dampak nyata dari teknologi VR dan AR adalah kemampuannya dalam memecahkan salah satu kelemahan terbesar dari tempat kerja digital, yaitu kehadiran.

“Saling mengirimkan pesan itu tidaklah salah, tetapi itu tidak memiliki koneksi nyata selayaknya seperti apa yang bisa Anda dapatkan dari berbicara dengan seseorang secara langsung. Virtual Reality dapat memberikan kehadiran sesungguhnya kepada pekerja dengan jarak yang jauh dengan memberi mereka representasi fisik” ucapnya. “VR dan AR dikenal karena kemampuannya menciptakan pengalaman imersif yang dapat mengalahkan panggilan video apa pun. Ini bisa menjadi solusi untuk menciptakan tempat kerja digital yang sesungguhnya, dimana ini bisa membuat pesan jadi tersampaikan dengan sepenuhnya dan karyawan jadi saling terlibat satu sama lain.”

3. Pelatihan Keselamatan

pelatihan keselamatan vr

Penggunaan Virtual Reality bahkan telah diterapkan di lingkungan pabrik. VR menawarkan pengalaman langsung (secara virtual) tanpa risiko keselamatan bagi pekerja, yang mengarah ke penghematan waktu dan uang yang dihabiskan untuk pendidikan atau training, perbaikan, klaim asuransi, dan liabilitas. Walau biaya awal untuk menggunaan VR terbilang mahal, itu dapat membantu Anda mengembangkan bisnis dan mengurangi biaya yang tidak diinginkan selama proses pekerjaan, sehingga jika dilihat dalam jangka panjang, ini sangatlah layak untuk digunakan.

Tidak seperti pelatihan konvensional, VR menawarkan pengalaman aktif yang memungkinkan pengguna memanipulasi lingkungan di depan mereka dan melakukan aktivitas tertentu. Ketika mempelajari tugas baru yang melibatkan terlalu banyak risiko seperti dalam penggunaan peralatan kerja, VR dapat memberikan pelatihan langsung kepada siswa tanpa adanya resiko kecelakaan kerja.

4. Penggunaan Augmented Reality dan Virtual Reality Untuk Desain 3-D

virtual reality 3d modelling

Penggunaan Augmented Reality dan Virtual Reality juga dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari proses desain 3D modeling. Desainer dapat membuat model yang sangat cepat dan melihatnya dalam VR untuk memahami skala ruang dan membuat perubahan sesuai kebutuhan. Kita dapat melihat hasil modeling dengan sangat rinci yang dihasilkan dari gambar kerja, melihatnya langsung dalam VR memungkinkan kita untuk meninjau perubahan materi, bagaimana sinar matahari bergerak melalui ruang, dan nuansa keseluruhan ruangan. Kita dapat berada di ruang virtual sambil meninjau apa yang ada di gambar kerja dan langsung bisa merasakan perubahannya ketika ada yang perlu diperbaiki.

5. Pengalaman Perjalanan Virtual Dari Ruangan Hotel

vr travel

Perusahaan perhotelan memiliki peluang besar untuk memamerkan kamar tamu, lobi, atau fasilitas outdoor dengan VR. Marriott adalah salah satu yang pertama kali menggunakan headset VR untuk mengantar pengantin baru ke jalan-jalan London atau bulan madu di pantai Hawaii, untuk memicu pemesanan kamar sehingga mereka dapat merasakan pengalaman yang nyata.

Contoh lainnya adalah, pada masa kejayaan Pokemon Go beberapa waktu silam, beberapa hotel meluncurkan kampanye untuk mendorong pemburu Pokémon ke properti mereka, yang membantu meningkatkan penjualan makanan dan minuman, serta pemesanan hotel secara langsung. Penggunaan Augmented Reality juga dapat diterapkan di aplikasi hotel untuk menawarkan tampilan properti yang disempurnakan dengan menyoroti spa, bar atau atraksi lokal ketika tamu menjelajahi area tersebut.

Baca juga: 5 Ide Bisnis di Bidang Virtual Reality yang Murah dan Mudah

Adopsi dari Augmented Reality dan Virtual Reality untuk berbagai perangkat terus berkembang. Dan ketika adopsi semakin bertumbuh, dapat dipastikan akan lebih banyak lagi industri mengeksplorasi cara menggunakan teknologi ini untuk memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggan dan karyawan, dan tentunya untuk meningkatkan omset perusahaan hingga berkali-kali lipat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *