7 Jenis Industri yang di Untungkan oleh Penerapan Augmented Reality

Kapan pun teknologi baru dan menarik menjadi populer, banyak bisnis yang memperhatikannya, termasuk teknologi Augmented Reality (AR) yang kini semakin di lirik. Khususnya dalam kondisi pandemi saat ini, banyak bisnis yang memikirkan kembali strategi dengan memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan bisnis. Penerapan Augmented Reality dalam bisnis memang terbukti memberikan banyak manfaat, mulai dari branding hingga tingkatkan omzet bisnis.

Mengapa AR Digunakan oleh Bisnis?

Nilai jual utama AR bukanlah visual yang keren atau gimik semata, melainkan opsi interaktif tanpa batas yang mengubah realitas penggunanya. Dalam permainan, opsi ini biasanya mencakup menemukan objek dan karakter virtual di lingkungan nyata pengguna dan berinteraksi dengan objek tersebut, namun perusahaan telah menemukan kegunaan dan manfaat yang lebih praktis bagi bisnis.

Nilai jual utama lainnya adalah bahwa teknologi tersebut dapat diakses secara luas. Hampir setiap orang memiliki smartphone saat ini dan dapat menikmati manfaat AR sepenuhnya tanpa membutuhkan perangkat tambahan lainnya. Salah satu bentuk AR (WebAR) bahkan tidak perlu mengunduh aplikasi, dan dapat diakses di browser web.

Berikut, 7 industri yang dapat diuntungkan melalui penerapan Augmented Reality dalam bisnis.

1. Bangunan dan Desain Interior

Augmented Reality Dalam Bisnis property

Puluhan profesi modern berkisar di seputar bangunan, termasuk desain, konstruksi, penjualan, dekorasi, dan lainnya. Mengingat sebagian besar bangunan ini cukup besar dan tidak mudah dipamerkan dengan gambar atau foto 2D, penerapan Augmented Reality dalam bisnis ini dapat menjadi solusi.

Arsitek dan perencana konstruksi dapat menggunakan teknologi AR untuk mempertahankan skala yang akurat dan melakukan pengukuran cepat. Untuk konstruksi dan revisi aktual, teknologi ini dapat menjadi bagian dari strategi BIM dan digunakan untuk inspeksi jarak jauh. Akhirnya, agen property dan desainer interior dapat menggunakan teknologi tersebut untuk menampilkan properti kepada klien, bahkan menawarkan opsi perubahan dekorasi.

2. Energi

Augmented Reality Dalam Bisnis energi
Image credit: MidAmerican Energy Co.

Industri energi mencakup semua bisnis dan fasilitas pemerintah yang terkait dengan penyediaan energi bagi masyarakat, mulai dari rig minyak hingga jaringan listrik, perkebunan, dan lainnya. Di antara berbagai fasilitas, AR menangani beberapa kebutuhan umum termasuk pendidikan dan pelatihan yang aman, komunikasi yang lebih baik, dan bantuan jarak jauh. Selain itu, pekerja dapat menggunakan fitur kamera / pindai pada perangkat keras mereka untuk mengidentifikasi dan mendapatkan informasi mendetail tentang komponen dan elemen infrastruktur.

MidAmerican Energy Co. melayani ratusan ribu rumah di seluruh AS, dan enjiner dari perusahaan ini terkadang harus berurusan dengan perangkat keras yang rumit seperti Pengontrol Sumber Transfer. Perangkat ini memiliki banyak kabel dan sakelar, sehingga penanganan yang tidak tepat dapat menyebabkan pemadaman listrik dan kerusakan infrastruktur. Untuk mengurangi risiko dan mempermudah pekerjaan teknisi, mereka menugaskan pembuatan aplikasi AR yang memungkinkan teknisi melakukan pratinjau dan menguji operasi dengan perangkat keras sebelum terlibat secara fisik dengan perangkat tersebut.

3. Manufaktur

Dalam industri manufaktur, AR memiliki berbagai macam manfaat. Pertama, ini dapat membantu pekerja yang terlibat dalam prototipe R&D dan menguji desain dalam pengaturan spasial yang realistis. Sedangkan untuk pekerja di bidang perakitan, AR dapat membantu dalam pelatihan yang lebih aman, hingga membantu dalam bekerja lebih efisien. Misalnya, mereka dapat menggunakan perangkat lunak untuk memindai produk manufaktur dengan cepat dan menarik informasi / skema yang diperlukan atau mengirimkan data.

4. Otomotif

Augmented Reality Dalam Bisnis otomotif
Image credit: BMW Group

Ada banyak kemiripan antara industri Otomotif dan Manufaktur. Bedanya adalah otomotif tidak hanya memproduksi mobil, tetapi juga berfokus pada penjualan, upgrade, dan penyediaan layanan tambahan seperti peningkatan perangkat lunak dan logistik. Selain penggunaan produksi standar seperti pelatihan jarak jauh dan pembuatan prototipe, AR juga memudahkan pekerja untuk memamerkan model, meningkatkan pengalaman berkendara melalui panduan visual, dan memvisualisasikan data mengemudi seperti cuaca dan kondisi jalan.

Baca juga: 4 Cara Augmented Reality Selamatkan Bisnis Anda Saat Pandemi

BMW Group menggunakan kacamata AR dan aplikasi khusus untuk mempercepat pembuatan prototipe kendaraan dan suku cadang mobil. Aplikasi ini terutama difokuskan untuk menentukan desain mana yang cocok dengan rangka mobil dalam berbagai sudut dan metode. Ini juga mengukur waktu perakitan teoritis untuk lebih mudah menemukan desain yang paling layak. Perusahaan mengklaim bahwa pendekatan imersif ini mempercepat validasi modul kendaraan hingga satu tahun.

5. Pendidikan

Image credit: Ryerson University

Salah satu keluhan terbesar tentang sistem pendidikan di seluruh dunia berkaitan dengan materi dan pendekatan pengajaran yang kurang menarik dan sudah ketinggalan zaman. Dalam hal ini, AR berfungsi sebagai instrumen yang sempurna dalam menyampaikan informasi dan membantu siswa memperoleh keterampilan baru. Lebih khusus lagi, ini mampu menjadikan pembelajaran dapat diakses di mana saja, tanpa memerlukan buku teks atau perangkat keras khusus. Siswa hanya menggunakan aplikasi dengan semua informasi yang disampaikan melalui visual 3D yang menarik.

Ryerson University di Toronto, Kanada telah memilih untuk menerapkan AR secara besar-besaran. Dengan siswa yang terpaksa belajar dari jarak jauh karena pandemi, sekolah telah mengalihkan banyak pelajaran ke platform Augmented Reality. Platform ini menampilkan tugas lab yang dapat dilakukan di rumah, dan dengan materi pembelajaran terkait. Siswa cukup memindai kode QR, dan kemudian dapat mengakses visualisasi peralatan dan objek lab yang relevan dengan opsi interaktif.

6. Kesehatan

Image credit: Hospital for Special Surgery

Dalam perawatan kesehatan, AR terutama berperan sebagai penghubung dokter dan pasien, serta hal-hal standar seperti pelatihan dan pendidikan profesional. Dalam beberapa kasus, ini dapat membantu untuk operasi kehidupan nyata yang membutuhkan ketelitian, seperti pembedahan dan kedokteran gigi. Selain itu, ini dapat membuat informasi medis lebih dapat diakses oleh tunanetra, dan memvisualisasikan pemindaian kesehatan (MRI, X-ray) dengan cara yang lebih mudah dipahami.

Operasi tempurung lutut sangat sulit, tetapi menjadi sedikit lebih mudah ketika ahli bedah di Hospital for Special Surgery menggunakan AR sebagai bantuan dalam menjalankan operasi. Program AR (yang telah disetujui untuk digunakan oleh otoritas medis AS) berjalan dengan kacamata pintar dan dipakai oleh ahli bedah. Dengan menggunakan data dari CT scan, dapat menunjukkan visualisasi rinci dari struktur lutut, memungkinkan dokter untuk bekerja dengan lebih banyak informasi daripada hanya mengandalkan mata saja. Operasi pun sukses besar.

7. Penjualan dan Pemasaran

Kategori ini berlaku untuk semua industri yang terdaftar sebelumnya, karena kebanyakan dari industri fokus pada promosi produk atau jasa. Selain itu, sebagian besar perusahaan di industri memiliki departemen pemasaran yang dapat memanfaatkan integrasi AR. Diantaranya menampilkan produk di konfigurator / showroom 3D atau solusi yang lebih canggih seperti panduan pengguna AR dengan dukungan / pemecahan masalah jarak jauh. Terdapat banyak penerapan di bidang ini untuk solusi lain.

Contoh:

  • Promosi Pemasaran Interaktif. Agen pemasaran IMP telah memilih untuk membuat platform AR untuk menampilkan pameran otomotif jarak jauh untuk berbagai merek mobil.
  • RJ Thompson. Penyanyi Inggris ini mulai mempromosikan rilis albumnya melalui aplikasi AR yang menampilkan sampul album unik dan eksklusif kepada pengguna dari waktu ke waktu.
  • OishiAiREating. Mempromosikan masakan Jepang dan menyulap visual berdasarkan pelacakan wajah dan permukaan.
  • OPPO. Untuk penyelenggaraan event Pre-Launching RENO, seri terbaru dari OPPO, MonsterAR mendapat kesempatan untuk membuat 3 aplikasi AR yang di rancang khusus sesuai dengan tujuannya masing-masing.

Kunjungi channel Youtube MonsterAR untuk selengkapnya tentang project kami

Bagaimana Cara Menerapkan Augmented Reality Dalam Bisnis Anda?

Semua bisnis berhak mendapat manfaat dari teknologi AR, termasuk dengan bisnis Anda. Bagi perusahaan yang tidak memiliki spesialisasi dalam pengembangan perangkat lunak, Anda bisa mencari perusahaan teknologi untuk mengembangkan Augmented Reality dalam bisnis, yang dapat dirancang custom sesuai kebutuhan bisnis Anda. MonsterAR adalah perusahaan dengan spesialisa dalam pengembangan teknologi terbaru khususnya Augmented Reality, Virtual Reality (VR), dan teknologi interaktif lainnya.

, , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *