augmented reality marketing

Dampak Dari Pengaruh Augmented Reality Marketing Di Masa Depan

Pernahkah Anda mendengar tentang Augmented Reality ?

Augmented reality marketing dan Virtual Reality akan merevolusi trends pemasaran di masa depan, bahkan dampaknya sudah terlihat saat ini, kedua produk teknologi ini akan menjadi medium bagi konsumen untuk memiliki perasaan yang kuat sehingga seakan-akan dapat secara fisik hadir kedalam dunia virtual, imersi yang dihadirkan dalam sebuah fitur teknologi ini, mampu membantu berbagai perusahaan untuk memasarkan produknya dengan cara memberikan konsumen sebuah pengalaman baru. Berbeda dengan media konvensional seperti TV yang hanya membawa intensitas emosi konsumen untuk melihat pengalaman tersebut dari luar, sedangkan medium VR dan AR menambahkan layer baru bagi dunia marketing untuk memberikan pengalaman kepada konsumennya sebuah intensitas emosional, sehingga Ia merasa di tempat  yang berbeda dan bukan hanya melihat dari luar saja.

Mari kita review sedikit hierarki dari perjalanan komunikasi digital yang telah kita lalui:

  • Membaca teks: Anda harus membayangkan dan mengandai-andai adegan tersebut.
  • Melihat sebuah gambar: Anda dapat melihat adegan tersebut tapi anda terpisah dan intensitas emosional yang kecil.
  • Menonton Video: Anda dapat melihat dan mendengar tapi anda terpisah secara emosional.
  • Imersi dalam VR dan AR: Anda dapat merasakan menjadi bagian dari dunia virtual dan mengalami pengalaman yang baru.
augmented reality

Saat sebuah konten marketing anda semakin terasa nyata, engagementpun akan meningkat. Kekuatan sebuah emosi dan imersi inilah yang menjadi sebuah trigger yang kuat untuk mewujudkan perubahan perilaku yang nyata. Augmented Reality Marketing dianggap sebagai salah satu pendekatan yang paling efektif untuk dunia pemasaran saat ini. Ada dua hal teknologi disini, Virtual Reality dan Augmented Reality, dua produk teknologi yang secara teknis berbeda, tetapi memiliki kesamaan sebagai sebuah platformyang dapat membangun intensitas emosional yang tinggi dengan immersion sebagai kata kuncinya.

Virtual reality menggunakan video headset khusus untuk mensimulasikan konten yang telah dibuat dalam sebuah 3D program, 360-degree video yang digunakan menggerakan Anda dari keadaan saat itu kedalam dunia digital (virtual). Sedangkan, Augmented Reality adalah kemampuan untuk mengintergrasikan sebuah data digital kedalam real-time experience, AR memanfaatkan digital data dan membuat gambar 3D produk yang terintergrasi, dan membuat konsumen bisa memiliki pengalaman lebih dekat terhadap produk tersebut.

Banyak dari para ahli percaya akan keberadaan dua immersive teknologi ini, salah satu nya Mark Zuckerberg yang  pernah berkata bahwa Ia sangat percaya bahwa suatu hari nanti Imersive virtual Reality dan Augmented Reality Marketing akan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari jutaan orang di dunia.

Lalu, bagaimana pengaruh dari keberadaan dua teknologi untuk sebuah perusahaan? Apakah dapat memberikan impact besar pada sebuah Brand?

VR dan AR ini dapat menjadi sebuah platform untuk dunia marketingsebuah perusahaan, teknologi ini dapat membangun keterikatan antara brand dan konsumen dan mengemas produk dan servis dari perusahan tersebut dengan lebih baik. Seperti contohnya, real estate agent dapat menggunakan Virtual Reality Marketing untuk mengajak klien-nya berjalan mengikuti perjalanan virtual untuk memperlihatkan potential property yang sedang ditawarkan.

Kini sosial media pun telah merevolusi strategi marketing mereka dan mulai mengadopsi fiture AR seperti Snapchat, Instagram, dan juga Facebook telah menggunakan AR untuk tetap mengikat penggunanya. Contohnya  AR yang telah digunakan pada sosial media melalui filternya, sebut saja Snapchat, menggunakan berbagai filter yang bisa disukai oleh banyak orang dari berbagai kalangan, mereka pikir ini keren dan menyenangkan saat mereka mengambil gambar muka mereka dan menambahkan filter dog ears, cat whiskers dan floral headbands. Dan ini disambut dengan baik oleh para marketer dunia, mereka memanfaatkan augmented reality marketing melalui social media untuk menjangkau lebih banyak audience, contohnya saja seperti yang dilakukan oleh berbagai film seperti The Nun, Venom dan banyak lagi contoh yang lainnya.

Baca juga:
Augmented Reality Untuk Marketing, Media Pemasaran Kekinian Wajib Untuk Kesuksesan Bisnis Anda

AR pun semakin populer, kemudian Instagram menawarkan fitur untuk meningkatkan photo pada live story dengan berbagai fitur superzoom, boomerang, giphy, dan lainnya. Begitu juga Facebook, apps filter yang dimiliki mungkin masih dalam tahap beta stage, tapi pengembangan ini terus ditingkatkan untuk memikat user yang lebih muda untuk kembali pada platform-nya. Sangat mungkin suatu hari nanti kehidupan keseharian manusia akan melibatkan AR untuk berbagai sarana pemasaran, membuat enticing sebuh aktifasi atau program, entertaint, dan lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *