Augmented Reality Pertanian, Tingkatkan Sektor Agraris

Augmented Reality Pertanian telah masuk kedalam bidang baru yang dipadukan dengan teknologi AR. Terbukti AR banyak menghasilkan aplikasi hiburan dan permainan. Contoh nya seperti Pokemon Go dan platform sosial media seperti Snapchat. Namun teknologi ini telah menunjukan beberapa kali bahwa contoh Augmented Reality dapat berinovasi diluar kategori hiburan.

Augmented Reality Pertanian

Sebelumnya contoh augmented reality sudah membuat aplikasi dari penerbangan, pendidikan, pariwisata sampai layanan kesehatan. Augmented reality berpotensi akan terus berkembang di semua bidang. Dan kini ada trend yang sedang muncul dari contoh augmented aplikasi yaitu bidang pertanian.

Augmented Reality Pertanian

Pada bidang pertanian merupakan hal pertama yang dilakukan dari teknologi augmented reality, tujuannya untuk mengoptimalkan proses pertanian. Contohnya, seorang petani ingin memeriksa ladang jika ada serangga, berarti dia harus memeriksa secara detail di dalam tanah. Dengan teknologi augmented reality akan melacak sekitar area yang di periksa dan akan mendeteksi keberadaan hama dan serangga. Canggihnya, aplikasi augmented reality akan dapat membedakan serangga atau hama mana yang bisa menguntungkan di ladang tersebut.

Augmented Reality Pertanian

Platform berbasis cloud ini mengumpulkan data satelit di lahan petani. Kecerdasan buatan dan pembelajaran mendalam membantu proses dan memahami lokasi tanah. Pengguna aplikasi augmented reality ini dapat membuat konten khusus seperti foto dan catatan dan juga menganalisa.

Simulasi Pelatihan Aplikasi AR di Pertanian

Kunci pada suksesnya penerapan augmented reality bidang pertanian yaitu pada pelatihan. Butuh pelatihan dalam menjalankan aplikasi AR di pertanian, agar mereka terbiasa mengoperasikannya. Dengan ini, petani dapat memfasilitasi pelatihan staff tanpa harus mengeluarkan peralatan dan mesin.

Baca Juga : Robot Tempur Augmented Reality

Masa Depan AR di Pertanian

Dengan tambahnya populasi manusia dan berkurangnya sumber daya alam, juga dampak perubahan iklim, membuat pertanian lebih harus dilestarikan. Untuk itu datangnya aplikasi AR terhadap bidang pertanian membuat kemajuan pada bidang pertanian. Dan augmented reality terus mencari solusi bagi industri.

Studi kasus

Sistem pengendalian hama: Dengan menggunakan AR, petani dapat melihat lebih dekat hama yang menumpuk tanaman mereka. Sekarang, tidak semua hama diciptakan sama – ada hama yang buruk yang perlu segera dibasmi dan ada hama baik yang benar-benar membantu petani. Plus, setiap jenis hama yang menyengat tanaman harus diperlakukan secara berbeda, setelah menyelidiki spesies mereka. AR dapat membantu menciptakan sistem pengelolaan pengendalian hama yang cerdas dimana petani dapat memaksimalkan hasil panennya.

Pemeriksaan tanah: Dengan AR, lebih mudah bagi petani untuk memeriksa sifat-sifat tanah dan menentukan tanaman mana yang akan tumbuh dalam kondisi tertentu. Hal ini akan meminimalkan kerugian bagi petani dan membantu mereka memanfaatkan kualitas tanah yang mereka miliki.

Akses terhadap informasi terkait cuaca: Tanaman yang berbeda tumbuh dengan kondisi cuaca yang berbeda. Tanpa akses terhadap informasi terkait cuaca, petani terkena liku-liku alam dengan hasil yang beragam dalam hasilnya. Dengan AR, informasi cuaca hanya dengan sekali klik, membantu petani memilih hasil panen di bawah kondisi cuaca yang nyata. Ini akan membantu mereka meminimalkan kerugian panen mereka dan memaksimalkan hasil panen.

Arah kedepannya dengan penerapan Augmented Reality untuk pertanian sangat besar harapannya dan mungkin untuk dijalankan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *