Fitur AR Google, Uji Coba di Google Maps

Rencana Google untuk menambahkan realitas ganda atau augmented reality (AR) ke Google Maps, akhirnya mulai terealisasi. Saat ini, Google Maps dengan fitur AR mulai diuji coba.

Google menggunakan teknologi bernama “Visual Positioning System (VPS), yang menggabungkan teknologi AR, Street View, dan sistem navigasi Google Maps. VPS memanfaatkan sensor GPS untuk mendeteksi lokasi pengguna.

Kemudian, kamera ponsel akan dibutuhkan untuk memberikan visual lokasi yang lebih akurat dengan penunjuk arah berbentuk hewan 3D yang akan menuntun pengguna menuju lokasi.

Image result for AR di Google Maps

Navigasi AR akan ditampilkan secara real-time, sehingga pengguna tidak akan tersesat jika bingung di tengah jalan.

Sayangnya, Google tidak menyebutkan kapan sekiranya fitur ini bisa diinstal penggunanya. Google masih perlu melakukan pengujian tambahan untuk memaksimalkan fitur ini.

Sehingga baru meluncurkannya ke para Local Guide (komunitas pemandu lokal) saja. Akan tetapi, apabila telah dirilis secara luas, Google tidak mau penggunanya terlalu tergantung dengan fitur AR ketika berkendara. Alasannya tentu saja soal keselamatan.

Baca Juga : 4 Teknologi VR Hadir di Fashion

Menurut Google, jika smartphone berada pada mode AR dalam waktu yang cukup lama, efeknya akan membuat layar menjadi lebih gelap sehingga dikhawatirkan akan membuat pengguna terganggu.

Pimpinan Desain UX untuk Google Maps, Rachel Inman mengatakan bahwa fitur AR ini tidak untuk digunakan saat mengemudi. Inman menambahkan bahwa navigasi Google Maps AR akan mati ketika gawai diletakkan, demi faktor keselamatan.

Hal tersebut dilakukan lantaran Google telah bereksperimen dengan ujicoba pengguna. Hasilnya, mereka menemukan bahwa pengguna mengikuti panduan animasi yang membuat mereka terpaku pada layar terus-menerus.

Selain itu, baterai juga akan terkuras lebih cepat. Ada baiknya, ketika menggunakan fitur AR ini, penguna memberikan jeda waktu.

Perusahaan lain seperti Apple, Facebook, Google, North, Vuzix, dan lainnya telah mengerjakan dan menjual kacamata AR mereka sendiri, yang berarti bahwa fitur baru Google pada akhirnya dapat masuk ke jalur pandang Anda.

Navigasi AR di Google Maps, sejatinya sudah lama direncanakan. Namun, Google baru mengumumkan secara gamblang ide ini dala acara konferensi developer Google I/O 2018 lalu.

 

, , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *