Pokemon Go Kini Ada Mode Trainer Battles PvP, Kuy Kita Main

Pokemon Go kini bisa bermain PvP lho, alias bertarung antar pemain satu sama lain.

Belum lama ini, Niantic mulai meluncurkan mode baru yaitu Trainer Battles PvP (Player VS Player) mode. Pada awalnya mode ini hanya tersedia untuk pemain dengan level 40 ke atas, kemudian 30 ke atas, 20, 10, dan terakhir baru semua level bisa bermain dalam selang waktu beberapa jam saja. Niantic melakukan ini bukan tanpa alasan, mengingat para pemain sempat kesulitan saat melakukan proses menangkap dan login pada event Dratini di bulan 24 Februari 2018 di saat Community Day karena banyak sekali pemain yang login secara bersamaan. Karena alasan tersebut, ketika awal release dibatasi untuk pemain dengan level tertentu terlebih dahulu untuk menguji beban server.

Untuk berpartisipasi dalam pertarungan, kita dapat mencari pemain terdekat dan kemudian memindai kode pertempuran mereka untuk memulai sparring. Jika tidak ada pemain lain di dekat kita, kita dapat menantang teman atau bermain melawan AI.

Pemain dapat memilih antara tiga liga dengan berbagai tingkat kesulitan, mulai dari Trainer Battle Leagues, yang membatasi para pemain dengan syarat kekuatan tempur di kisaran 1.500, hingga Master League yang tanpa batasan kekuatan tempur. Tujuan diadakannya batasan ini tentu untuk menciptakan suasana pertarungan yang seimbang dan menyenangkan.

“Di satu sisi, kami ingin menjadikan sistem cukup mudah untuk dipahami bagi pemain, bahkan seseorang yang relatif tidak akrab dengan mekanisme game Pokemon Go sekalipun. Pada saat yang bersamaan, kami ingin menciptakan pengalaman kompetitif yang unik dengan strategi pertarungan yang kompleks kepada Pelatih profesional yang bersemangat untuk bertarung. Kami mencapai keseimbangan ini dengan menerapkan Trainer Battle Leagues dan menciptakan lebih banyak peluang bagi para Pelatih untuk membangun strategi pertempuran.” Tulis Niantic dalam sebuah postingan blog.

Saat pertempuran dimulai, pelatih memilih tim dengan tiga Pokémon. Meski secara default permainan merekomendasikan skuad tertentu, bagian dari strategi permainan adalah menyusun grup dengan beragam serangan dan pertahanan untuk mengungguli skuad lawan.

Gameplay untuk Trainer Battles PvP berbeda dengan mode biasanya ketika menangkap pokemon. Di sini pemain dapat menyerang dengan serangan cepat dan kemudian meningkat ke charged attack ketika power meter telah penuh. Pemain juga dapat membuka kunci serangan tambahan. Baik menang ataupun kalah, kedua kompetitor tetap mendapatkan hadiah di dalam game.

Tampaknya, penambahan mode Trainer Battles PvP dari Pokemon Go ini sebagai upaya dalam bertahan melawan game AR berbasis lokasi lainnya seperti Jurassic World Alive dan Ghostbusters World, sambil tetap setia pada konsep dasar permainan untuk membawa pemain keluar ruangan.

Sementara mode PvP di Jurassic World Alive mencocokkan pemain dengan dengan pemain lain secara acak secara jarak yang jauh, Trainer Battles PvP dari Pokémon GO memungkinkan gameplay jarak jauh hanya antara Ultra Friends atau Best Friends. Jadi, pemain yang belum mempunyai Best Friends dalam game harus pergi ke taman atau ruang publik lainnya untuk memilih pertarungan virtual dengan pemain Pokémon GO lainnya. Alhasil, game ini tetap memaksa beberapa pemain untuk keluar ruangan dan menikmati alam sekitar..its ok lah.

Di tahun 2018 ini, Niantic berjuang cukup keras untuk memastikan game teratasnya untuk tetap berjaya, menambahkan mode AR+ untuk Android, Field Research quests, Adventure Sync background step tracking, dan Pokestop nomination system. Niantic juga masih harus meluangkan waktu untuk merilis Ingress Prime. Dengan semua kesibukan tersebut, tidak mengherankan bahwa tanggal rilis untuk Harry Potter Wizards Unite harus di undur hingga ke tahun 2019.

Baca juga: Virtual Reality Akan Merevolusi Industri Game di Masa Depan

Ngomong-ngomong soal 2019, expektasi terhadap Niantic juga semakin tinggi berkat platform Real Worldnya, dimana ini akan membawa pengalaman multiplayer, persistent content, dan real world
occlusion bagi game-game Niantic ke depannya. Niantic juga telah membagikan video demo yang memperlihatkan akan seperti apa jadinya nanti setelah platform real worldnya diterapkan. Pokemon yang berlarian jadi bisa mengenali objek sekitar di dunia nyata dan menghindarinya, alih-alih berlari menembus objek tersebut seperti sebelumnya, gila ya?

Selain menjadi pelopor, Niantic juga tampaknya masih berjaya dalam permainan AR berbasis lokasi hingga saat ini dan beberapa waktu ke depan. Mantap lah, good job Niantic. Teruslah berkreasi untuk selalu memberikan yang fresh dan terbaik, kami akan selalu mendukungmu.

 

 

, ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *