Sejarah Teknologi AR

Augmented Reality biasa kita kenal dengan singkatannya yaitu AR adalah teknologi yang dapat memproyeksikan atau menjadikan objek digital kedalam dunia nyata secara real-time dengan memanfaatkan bantuan kamera, sensor dan perangkat GPS penampil AR.

Konsep pada teknologi ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 90-an dan fungsi utamanya untuk keperluan militer dan komersial, tapi seiring dengan perkembangan teknologi internet dan smartphone, teknologi AR seolah – olah terlahir kembali dengan kondisi yang fresh, lebar segar serta menarik dan interaktif bagi pengguna teknologi AR.

Kalo bicara dengan kehebatan dari teknologi ini, sudah sering saya tulis di postingan sebelumnya. Kini saya akan memberikan informasi mengenai sejarah dari AR (Augmented Reality).

1968

Pada tahun 1968 ilmuwan computer Amerika, Ivan Sutherland bersama dengan muridnya Bob Sproull membuat perangkat Head-Mounted Display (HMD) pertama kali yang disebut dengan The Sword of Damocles.

1975

Pada tahun 1975, Myron Krueger menciptakan Videoplace, dimana sebuah realitas buatan laboratorium untuk menampilkan interaksi objek digital ditangkap oleh gerakan manusia. Teknologi ini kemudian digunakan pada proyektor, kamera dan siluet layar.

1980

Pada tahun 1980, Steve Mann mengembangkan computer portable pertama yang dirancang untuk diletakkan di depan mata yang dinamai EyeTap. Perangkat ini dapat merekam adegan yang akan ditumpangkan dengan lapisan efek yang dihasilkan digital dari Computer-Generated Imagery. Pengguna dapat berinteraksi dengan perangkat melalui gerakan kepala. Kemudian pada tahun 1987 Douglas George dan Robert Morris mengembangkan prototipe Heads-Up Display (HUD) yang dapat menampilkan data astronomi real-time di langit.

Baca Juga Aplikasi Penggunaan AR dan VR di Dunia Nyata

1990

Pada tahun 1990, dapat dianggap sebagai tahun kelahiran teknologi AR (Augmented Reality). Teknologi ini dimulai dan dikenal sejak diperkenalkan oleh para peneliti dari Boeing Company, Thomas Caudell dan David Mizell.

1992

Kemudian pada tahu 1992, Loius B. Rosenberg membuat sistem AR yang disebut “Perlengkapan Virtual” untuk keperluan Angkatan Udara AS pada saat itu. Pada tahun 1999 sekelompok peneliti yang dipimpin oleh Frank Delgado dan Mike Abernathy menguji perangkat lunak navigasi untuk menampilkan jalur data yang diambil dari helikopter.

2000

Selanjutnya pada tahun 2000, ilmuwan dari Jepang, Hirokazu Kato menciptakan SDK untuk mengembangkan AR. Hingga pada tahun 2004 perangkat navigasi trimble membawa sistem AR luar dengan helm – mount. Dan tahun 2008 Wikitude mengembangkan perangkat lunak AR yaitu Trave Guide untuk digunakan di android.

2013

Masuk tahun 2013, Google melakukan tes BETA terhadap Google Glass. Dua tahun kemudian, pada tahun 2015, Microsoft meluncurkan dua teknologi AR secara bersamaan. Yaitu Windows Holographic dan HoloLens (kacamata AR dengan berbagai sensor untuk menampilkan hologram). Dan rilisnya game mobile dengan teknologi AR, Niantic 2016, Pokemon Go.

Seperti itulah sejarah dari perkembangan teknologi AR, dimana sekarang perkembangan akan terus dilakukan, dan pasar dari Augmented Reality ini akan terus meluas. Jadi bagi Anda yang berminat berbisnis dengan AR dapat menghubungi tim kami.

, , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *