Tag Archives: VR

Pameran Seni Virtual Reality Dengan Ponsel

Sebuah perusahaan teknologi imersif asal Los Angeles memberikan pengalaman yang sangat inovatif untuk para penggemar seni global. Mereka memberikan pameran seni dengan bentuk yang berbeda dari pameran pada umumnya. Pameran ini adalah Pameran Seni Virtual Reality, di mana para penikmat seni bisa berkeliling pameran tanpa perlu datang sama sekali ke pameran aslinya.

VRt Ventures, dalam kerja samanya dengan Shepard Fairey dan Juxtapoz Magazine, mengumumkan peluncuran “DAMAGED”. Yang akan memberikan pengalaman VR dan AR yang memungkinkan penggemar untuk masuk ke dalam pameran tunggal terbesar Shepard Fairey tanpa perlu ke Los Angeles sama sekali.

Shepard Fairey menggunakan teknologi VR dengan tujuan agar karyanya dapat dinikmati oleh para penikmat tanpa lekang oleh waktu. Untuk merasakan pengalaman pameran VR ini, telah tersedia 5 platform utama, dengan platform utama Oculus, Samsung Gear dan Steam VR. Serta tersedia di App Store dan Google Play bagi para pengguna mobile.

Dalam pembuatannya, VRt Ventures menggunakan Scanner laser dan teknologi volumetrik fotogrametri. Untuk memindai seluruh ruang pameran secara akurat, sehingga dapat memberikan pengguna sensasi petualangan seni otentik yang mendalam. Dan tentunya, dilengkapi dengan narasi Shepard dengan durasi lebih dari 100 menit. Serta, fitur AR yang memungkinkan pengguna untuk memanfaatkan ponsel mereka untuk berkeliling di sekitar pameran seni virtual reality ini.

Baca Juga : 7 Game Virtual Reality Terbaik

Sebagai seorang seniman, Shepard Fairey mengerti bahwa tidak peduli berapa banyak waktu yang dihabiskan untuk pameran tunggal. Pameran tersebut hanya tersedia dalam waktu yang sangat terbatas, sehingga tidak semua orang bisa menikmatinya sebelum hilang selamanya.

Baca Juga : Dampak Augmented Reality Untuk Anak

Dalam kerjasamanya dengan VRt Ventures, Shepard Fairey senang mengetahui bahwa penggemar seni di seluruh dunia akan dapat menikmati pameran tunggal terbesarnya. Membuat pameran seni dapat diakses oleh siapapun, dimanapun, dan kapanpun hanya lewat platform Virtual Reality, atau  bahkan hanya lewat ponsel seluler.

4 Teknologi Virtual Reality Keren Hadir di Dunia Fashion

Saat ini, teknologi virtual reality (VR) sedang dikembangkan oleh beragam perusahaan. Banyak perusahaan besar yang sangat serius menggarap teknologi VR. Contoh saja Google yang telah meluncurkan Daydream dan Tilt Bursh. Selain Google, ternyata ada juga industri di bidang fashion yang ikut mengembangkan teknologi virtual reality. Apa saja teknologi VR yang sedang dikembangkan untuk dunia fashion, ada dibawah.

Teknologi VR untuk Fashion

1. Menonton Acara Runway

Tidak perlu terbang jauh-jauh ke luar negeri untuk menonton runway. Kamu bisa merasakan menjadi penonton baris terdepan dalam runway dengan teknologi VR. Sebagai contoh, Balenciaga menyiarkan secara live acara Catwalk Fall Winter 2016 nya yang bisa dinikmati dengan kecanggihan 360-degrere virtual reality. Untuk menontonnya, Balenciaga menyediakan aplikasi yang dapat di downloadsecara gratis dan bisa diinstal di smartphone.

2. VR Headset Buatan Merk Ternama

Salah satu merk ternama yang menciptakan VR Headset sendiri adalah Dior. Dior Eyes diciptakan untuk memberikan kesempatan bagi orang-orang merasakan suasana di backstage pada acara runway-nya. Perangkat VR ini sudah dilengkapi dengan gambar kualitas HD dan integrated holophonic audio. Hal ini akan menciptakan suasana belakang panggung yang terlihat nyata, termasuk sensasi penglihatan 360 derajat.

3. Kamar Pas Virtual

Pernah tidak merasakan lagi di toko baju dan mau coba banyak baju yang semuanya beda-beda? Pasti PR banget dong copot-pasangnya satu per satu. Nah, sekarang sudah ada yang namanya FX Mirror. Ini adalah cermin yang diintegrasikan dengan teknologi virtual reality sehingga kamu bisa mencoba berbagai baju yang ada di toko.

Baca Juga : Hubungan Virtual Reality dan Bisnis

4. Virtual Reality Department Store

eBay mengeluarkan Virtual Reality Department Store pertama di dunia. Kamu bisa melihat-lihat barang yang dijual bagaikan berjalan-jalan di department store, tapi tanpa perlu berjalan. Barang-barang yang dijual berbagai macam, termasuk pakaian. Di sini, teknologi VR mempermudah kita semua untuk berbelanja tanpa perlu buang waktu dan tenaga untuk pergi mengelilingi toko-toko. Belum punya alat yang mendukung untuk merasakan semua hal itu? Jangan khawatir, kamu bisa bermain game Fashion terkini, Dress Up Diary. Dengan game ini, kamu bisa mencoba segala jenis dandanan mulai dari rambut sampai sepatu dan mix and match semuanya sesuai dengan gaya kamu.

10 Video Virtual Reality Youtube, Pilihan 2018

Pertumbuhan virtual reality ( VR) menunjukan adanya peningkatan meski sempat mengalami penurunan pengapalan perangkat. Kemunculan beberapa perangkat seperti Lenovo Mirage Solo, Oculus Go, dan Xiaomi Mi VR yang bisa digunakan tanpa membutuhkan PC, turut menyumbang peningkatan VR mobile sebesar 417,7 persen penjualan selama kuartal-II 2018. Semakin meningkatnya pasar VR, semakin banyak pula video VR, baik video berformat 360 derajat atau VR180. Beda keduanya adalah jangkauan pandang. Dengan video 360 derajat, pengguna bisa melihat video VR secara penuh degan memutar sejauh 360 derajat, sementara VR180 hanya bisa berputar setengahnya saja. Berikut jajaran 15 video VR YouTube populer sepanjang 2018. Sebelum menonton video berikut, jangan lupa memasang perangkat VR untuk mendapat kesan video lebih hidup.

1. Victoria Falls, The Pearl of Africa (Video 360)

Dalam video berdurasi empat menit 13 detik ini, pengguna akan diajak jalan-jalan menyusuri salah satu air terjun paling spektakuler di dunia yakni air terjun Victoria. Untuk mendapatkan pemandangan senyata mungkin, kreator video harus berkeliling di selama 24 jam menggunakan pesawat untuk mengambil gambar air terjun yang berada di Livingstone ini. Meski menggunakan bantuan teknologi, namun pengguna juga akan bisa menikmati suguhan alam Victoria Falls, lengkap dengan hiasan pelanginya.

2. VOLTA Hair Suspension, Immercirque Eps 2: Cirque du Soleil Artist Danila Bim (VR180)

Di video ini, pengguna diajak untuk melihat bagaimana persiapan salah satu kelompok akrobatik terkenal di dunia yang kerap mempertontonkan aksi ekstrem. Salah satunya adalah aksi “Hair Suspension” atau suspensi rambut yang dilakukan oleh salah satu penarinya, Danila Blim. Disebut demikian, karena sang penari akan ditarik ke atas dengan tali yang terkait ke ikatan rambutnya dengan sebuah trik khusus. Selama lima menit 15 detik, pengguna akan melihat bagaimana persiapan Danila, mulai dari latihan, makeup, kostum, dan mengintip bagaimana hair suspension dilakukan.

3. Wild with: Bears (Video 360)

Sesuai judulnya, video ini akan mengajak pengguna VR untuk lebih dekat dengan beruang cokelat Kodiak di habitatnya secara langsung. Mengingat sulit melakukannya di dunia nyata, video ini bisa menjadi alternatif untuk lebih dekat dengan beruang Kodiak, termasuk mendengar deramannya.

4. Elton John – Farewell Yellow Brick Road Tour: The Launch (VR180)

Video ini merupakan hasil kolaborasi antara YouTube dan Elton John saat pengumuman tur terakhir penyanyi asal Inggris ini berjudul “Farewell Yellow Brick Road”. Di awal video berdurasi 26 menit 20 detik ini, pengguna VR akan menikmati efek visual bernuansa galaksi yang menarik dengan sambil mendengarkan lagu-lagu populer Elton John. Ada pula obrolan Elton dengan salah satu jurnalis Anderson Cooper di akhir video.

Baca Juga nih : Augmented Reality Merevolusi Pertanian

5. Isle of Dogs, Behind The Scene in Virtual Reality (Video 360)

Setelah sukses mencuri perhatian penonton dengan film animasi “Isle of Dogs”, sutradara Wes Anderson membuat video di balik layar. Namun bukan seperti video di balik layar pada umumya yang lebih banyak menceritakan teknis pembuatan film. Di video berdurasi lima menit 21 detik ini dibuat dalam animasi dengan para karakter anjing fiktif dalam film yang kebih banyak menceritakan pesan film ini.

Baca Juga nih : 7 Game Virtual Reality Terbaik

6. The Female Planet : Episode 3 (Video 360)

Video ini merupakan salah satu serial VR berjudul “The Female Planet”. Serial ini bercerita tentang para perempuan yang bekerja sebagai teknisi. Dalam video ini, penonton akan diajak lebih dekat dengan salah satu teknisi Boeing perempuan yang bekerja di NASA bernama Tiera Fletcher. Ia merancang roket yang akan membawa manusia ke bulan dan Mars. Fletcher akan berkisah tentang karirnya sembari menjelaskan proyek yang ia kerjakan.

7. Google Doodles/Spotlight Stories: Back to the Moon (Video 360)

Google Spotlight Stories merupakan kanal khusus yang menampilkan video narasi yang khusus dirancang untuk teknologi VR. Salah satu episode nya adalah berkolaborasi dengan proyek Google Doodles, Google Arts & Cultures, dan Cinémathèque Française yang diproduksi oleh Nexus Studio. Proyek ini mendapat apresiasi dengan masuk dalam nominasi “Outstanding Original Interactive Program” untuk animasi novel ikonis artis. 8. The Joe Embiid (Video 360

8. The Joe Embiid (Video 360)

Selama dua menit 17 detik, penonton akan melihat aksi salah satu pemain basket NBA All Star, Joel Embiid secara lebih dekat. Beberapa aksi yang dilakukan antara lain on-on-one matchup dengan para penggemar yang ikut serta dalam video tersebut. 9. Escape the Night Season 3 | Welcome to Everlock (VR180)

9. Free Solo National Geographic (Video 360)

Salah satu manfaat teknologi VR adalah memungkinkan penggunanya merasakan atmosfer suatu tempat, tanpa harus ke lokasi secara langsung. Apalagi jika tempat tersebut jauh dan perlu keahlian khusus untuk mencapainya, seperti memanjat tebing atau melihat air terjun. Inilah yang ditawarkan video “Free Solo” dari National Geographic yang mengajak penonton ikut merasakan bagaimana memanjat tebing El Capitan di Taman Nasional Yosemite, California seorang diri.

Baca Juga nih : Perbedaan AR dan VR

10. Nightflyers VR

“Nightflyers” merupakan salah satu serial TV yang tayang di Netflix, berkisah tentang para ilmuan yang membawa misi ekspedisi untuk melakukan kontak pertama dengan kehidupan alien. Dalam edisi khusus VR, penonton akan disuguhkan pemandangan kapal ruang angkasa dan mengungkap rahasia kapal kargo misterius tersebut.

7 Game Virtual Reality Terbaik

Artikel kali ini kita akan membahas beberapa game yang kompatibel dengan perangkat virtual reality. Ada beberapa game dibawah ini dengan grafis terbaik dan menggunakan kacamata VR. Game ini tentunya harus kompatibel dengan perangkat VR yang Anda gunakan. Karna masing – masing perangkat memiliki keunikannya sendiri. Berikut ini adalah game virtual terbaik menurut Augmented Reality Indonesia.

1. Resident Evil Z : Biohazard

Sudah tidak asing lagi dengan Resident Evil kan, untuk pertama kalinya seri game Resident Evil hadir pada game virtual reality. Dimana Anda bisa memainkannya di PS4 dengan menggunakan kacamata VR. Game ini akan membawa kedalam petualangan menegangkan dengan kamera sudut pandang orang pertama.

Disini Anda akan bertanrung melawan zombie, menembak dan bertahan hidup adalah hal wajib yang harus dilakukan setiap pemain. Anda juga akan dibawa kedalam dunia yang dipenuhi zombie pemangsa. Pastinya game ini akan membuat Anda tegang dan seru.

2. Arizona Sunshine

Game virtual reality akan membawa dalam ketegangan yang unik. Game kali ini bernama Arizona Sunshine. Game ini memilki konsep dimana pemain akan menjelajahi wilayah Arizona yang dipenuhi zombie. Dan zombie Arizona muncul pada siang hari.

Pemain harus bermain dengan cepat, karna zombie akan muncul secara tiba – tiba. Anda juga dibekali dengan senjata canggih. Tapi jangan sampai kehabisan peluru ya.

3. Star Trek : Bridge Crew

Bermain dengan suasana luar angkasa sangat menyenangkan pastinya, apalagi dengan virtual reality. Wow pastinya dapat pengalaman yang sangat unik ya. Bermain Star Trek akan membawa pemain menjadi seorang pilot pada sebuah pesawat tempur luar angkasa.

4. Paranormal Activity

Game yang diangkat dan diadaptasi dari film layar lebar, Paranormal Activity dapat dimainkan dengan perangkat Ocolus Rift, Project Morpheus dan HTC Vive. Tidak banyak orang tau game ini. Namun dengan adanya game ini Anda bisa merasakan suasana horror dengan menggunakan virtual reality.

Baca Juga : Balapan Drone dengan Augmented Reality

5. Edge of Nowhere

Sunset Overdrive pencetus Insomniac Games akan merilis Edge of Nowhere. Game ini hanya kompatibel pada Oculus Rift. Game dengan genre survival horror akan membawa pemain ke nuansa pegunungan es dan memberikan pengalaman unik bagi Anda.

6. Rigs

Saat Sony membahas projek Morpheus di konfrensi E3 2015, perusahaan tersebut sempat menampilkan trailer Rigs. Game yang membuat pemain dapat melakukan tembakan dan mengandalkan strategi tertentu. Sepintas game ini mirip dengan Monday Night Combat.

7. Farpoint

Farpoint adalah salah satu game FPS yang bisa dimainkan dengan menggunakan kacamata VR pada PS4. Game ini sangat seru dan pemain akan dibawa ke luar angkasa dan akan melawan alien. Alien yang ada didalam game ini tidak berbentuk manusia, tapi berbentuk binatang seperti laba – laba.

AR Solusi Perawatan Pesawat Terbang

Sebelum lepas landas, pesawat pastinya akan diperiksa keamanannya dan dibersihkan telebih dahulu oleh petugas. Cara Itu sudah menjadi prosedur dan syarat pesawat untuk bisa terbang. Namun diluar sana, masih banyak saja terjadi kecelakaan pesawat. Adanya penyebab tersebut, perusahaan AR Hongaria ingin membantu mengurangi angka besarnya kecelakaan pesawat. Dengan menghadirkan solusi dan berjanji dapat mempercepat dan meningkatkan akurasi pada pemeriksaan pesawat.

Augmented Reality Untuk Masalah Kehidupan Nyata

Perusahaan AerinX baru – baru ini mengumumkan kolaborasi strategis dengan salah satu perusahaan pemeliharaan, perbaikan dan operasi terbesar di wilayah CEE. Aeroplex dari Central Europe Ltd dan AerinX akan bekerja sama untuk mengimplementasikan solusi Augmented Reality dalam berbagai proses perawatan dan pemeliharaan pesawat.

Solusi ini tentunya akan membantu tim perbaikan dan pemeliharaan dalam melakukan pemeriksaan, mulai dari permukaan sampai bagian terpenting setiap pesawat. Pastinya lebih cepat dan presisi yang lebih besar.

Karna yang terjadi saat ini, proses perawatan pesawat dilakukan dengan visual mekanik, yaitu menggunkan penggaris untuk mengukur kerusakan dan spidol untuk menandai area masalah. Tentunya proses tersebut terbilang lama dan tidak dapat diandalkan, akhirnya AerinX ingin mengubahnya dengan teknologi AR.

Baca Juga : Balapan Drone dengan AR

Selain dapat menigkatkan akurasi, solusi AR juga akan mengurangi waktu inspeksi pesawat. ini sangat penting bagi situasi darurat AOG (pesawat di darat). Jenis inspeksi ini biasanya memakan waktu antara 90 sampai 120 menit. AerinX menyatakan bahwa solusi Augmented Reality akan mengurangi waktu perbaikan menjadi hanya 20 menit.  

Jika terbukti, penerapan teknologi AR akan membawa banyak manfaat bagi industri penerbangan. Operator penerbangan akan menghemat ribuan dollar dalam biaya perawatan. Tidak hanya itu saja, ketika teknologi AR dapat diandalkan, tentunya hal ini akan berdampak baik bagi reputasi setiap maskapai penerbangan yang menggunakannya.

Ternyata Ini Bedanya AR dan VR

Perkembangan teknologi membawa kita jauh pada era baru, era digitalisasi. Dimana sekarang melakukan apapun sangat mudah, dan tidak perlu repot menghabiskan banyak tenaga dan waktu. Pertama dengan hadirnya teknologi smartphone sudah memberikan kemudahan bagi masyarakat Indonesia. Dengan segala sesuatu hanya dengan satu klik dan satu genggaman.

Dan kini teknologi baru sudah masuk Indonesia, yaitu adalah teknologi VR (virtual reality) dan bersamaan dengan AR (augmented reality). Pada artikel kali ini saya akan membahas mengenai perbedaan AR dan VR, pastinya Anda sudah tau aplikasi game yang sempat popular seperti Pokemon Go. Nah itu termasuk salah satu teknologi dari AR. Lalu ketika Anda melihat dengan kacamata headshet dimana memakai itu berasa memasuki pada video yang kita lihat dengan kacamata itu, disebut dengan VR.

Virtual Reality Membuat Hal Virtual Menjadi Seperti Nyata

Virtual reality adalah proses penghapusan dunia nyata di sekitar kita dan kemudian akan dibawa kedalam dunia virtual yang baru. Untuk membuat itu semua terjadi, dibutuhkan perangkat khusus yang akan membuat hubungan pengguna dengan dunia nyata terputus. Yaitu headshet VR, seperti Oculus Rift, Samsung Gear VR, PS VR dan masih banyak sekarang produksi VR, tapi yang lebih bagus popular adalah merk diatas tadi.

Konten VR yang tersedia sudah banyak beredar di Playstore, Playstation 4, dan platform lainnya. Konten yang dibuat ada game dan aplikasi berbasis VR, bahkan saat ini konten mencakup lebih luas lagi, yaitu bisa menonton video 360 derajat.

Augmented Reality Memperkaya Dunia Nyata

Berbeda dengan VR, jika virtual reality memutuskan hubungan dunia nyata dengan pengguna dan menciptakan dunia baru secara virtual. Augmented reality justru memperkaya dunia nyata dengan konten visual atau khayalan. Secara umum, AR adalah proses penambahan konten virtual ke dunia nyata. Sehingga dengan AR pengguna bisa berinteraksi dengan konten virtual secara langsung di dunia nyata.

Untuk menikmati konten AR, Anda tidak membutuhkan perangkat tambahan lain. Cukup dengan kamera smartphone yang dapat terintegrasi dengan sensor Gyroscope dan Magnetic saja. Salah satu contoh game dari tren AR adalah Pokemon Go. Namun tidak hanya ini, game lain sudah banyak juga. Aplikasi lain penggunaan AR juga banyak seperti Layar, Ingress dan Google Translate.

Itulah perbedaan dan penjelasan mengenai AR dan VR, jika Anda merasa tertarik dengan teknologi ini, masih banyak konten kami yang menyajikan teknologi AR dan VR.

5 Game VR Canggih di 2019

Beberapa pengamat teknologi sudah memprediksi teknologi VR (virtual reality) akan menjadi fenomena besar di masa depan. Pengembangan teknologi VR juga sudah didukung banyak perusahaan teknologi di dunia.

Google salah satunya, nama besar yang menyatakan untuk menggarap virtual reality, melalui plaform Daydream untuk Android N. Unity dan Unreal Engine, dua produsen game popular itu sudah menambahkan dukungan untuk Daydream VR yang mempermudah para developer untuk membuat game baru atau mendesain ulang game yang telah ada untuk Daydream.

Dibawah ini adalah game VR yang membuat kamu terpesona. Google pun telah mengumumkan sejumlah produsen game yang akan menciptakan game berbasis Daydream VR. Berikut ini adalah game virtual reality yang menjadi popular.

Dungeon (Epic Games)

Image result for dungeon epic vr

Hampir sebagian besar gamers pastinya mengenal nama Unreal Engine dari Epic Games. Meski telah banyak mengeluarkan banyak game, Epic Games dengan platform barunya yaitu Unreal Engine 4 akan membuat game berbasis VR pada platform VR Google Daydream.

Dalam video demonya, mengungkapkan bahwa kita dapat masuk kedalam gameplay lebih dalam, berinteraksi dan menggunakan item berbeda termasuk mantra magic, membunuh laba – laba dan bertempur dengan ratu laba – laba raksasa. Secara teknis, Dungeon hanya demo saja, tapi kita semua pasti berharap game ini bakal dibuat versi lengkapnya. Dan pastinya akan lebih seru ya!

Need For Speed : No Limits VR

Image result for need for speed no limits vr

EA juga sudah mengeluarkan judul pertama mereka untuk platform VR Daydream, yaitu Need For Speed : No Limits VR. Sedikit informasi, game ini adalah game mobil balap yang liar. Diharapkan pada game ini akan memilki grafis yang lebih menarik dan real-time menggunakan VR tentunya. Sehingga akan merasakan pengalaman seperti balapan mobil sesungguhnya.

Baca Juga : Perbedaan AR dan VR

EVE : Gunjack Next (CCP Games)

Image result for eye gunjack

Developer CCP Games rupanya begitu nafsu untuk mengembangkan game berbasis VR. Sebelumnya CCP Games melirik perangkat mobile Samsung Gear VR 2 sebagai platform yang akan dituju dengan Eve : Gunjack Next. Melalui game Eve : Gunjack Next untuk Daydream, akan ditempatkan pada sebuah turret stasioner dan berjuang menembak pesawat musuh di sekitarnya.

Gameplay game terbilang simple namun, tetap dikemas dengan tampilan grafis yang sangat high. CCP pun tidak main – main, CCP akan memanfaatkan semua kekuatan dan fitur dari Daydream serta mengoptimalkan hardware smartphone high – end.

Wonderglade (Resolution Games)

Image result for wonderglade vr

Game Wonderglade ini belum banyak tersebar infonya, tapi tampaknya permainan ini adalah bertema karnaval yang mencakup seluruh dunia. Game ini dibuat dengan memanfaatkan secara penuh dari kontroler Daydream. Dan didalamnya akan ada banyak koleksi mini game, seperti game panahan, melempar bola, dan kegiatan menyenangkan lainnya.

Playground (Google)

Image result for playground vr

Playground adalah demo dari sebagian dari kecil Daydream yang Google pamerkan pada tahun 2016 lalu. Playground akan menampilkan permainan mini dan mengambil keuntungan penuh dari motion controller yang powerful. Google menyebut akan meluncurkan platform ini pada musim mendatang.

Google menyebut, EVE : Gunjack Next, Wonderglade dan Playground akan dirilis dan dikeluarkan pada tahun ini. Tentunya dari semua game yang disebutkan diatas tadi, akan terus berkembang dan bahkan game berbasis VR akan terus bertambah, dan hadir dengan kualitas yang sangat high.

Cium Aroma Langsung Lewat Teknologi VR

Kita hobi nonton atau main game ? Jika ya, ada kabar baik yang dijamin bakal bikin kita tak sabar menikmati tampilan entertainment dalam balutan VR. Sebentar lagi kita bisa segera merasakan ‘aroma’ dalam film yang ditonton atau game yang sedang dimainkan hanya dengan menggunakan VR  headset.

Startup Feelreal belum lama ini mengumumkan pra rilis dari VR Mask multisensor yang memiliki kemampuan untuk mencium aroma saat menonton film atau bermain game dalam VR headset.

Dilansir dari Digital Trends, Selasa (1/1/2019), masker multisensor tersebut berisi generator aroma yang dapat menyimpan hingga sembilan kapsul dalam katrid yang bisa digonta – ganti.

Pengguna juga dapat memilih dari 255 aroma berbeda untuk ditambahkan ke masker tersebut.

Rasakan pengalaman berbeda ketika menonton film, bermain game, atau aromaterapi pada perangkat VR.

Ada sejumlah aroma yang ditawarkan, mulai dari lavender, mint, bau karet yang terbakar, hingga bubuk mesiu.

Selain fitur aromanya, Feelreal juga memasukkan berbagai simulasi sensor lainnya, seperti panas, berangin, berair, dan getaran.

Sensasi panas dan berangin disimulasikan dengan menggunakan micro-heaters dan pendingin.

Sementara, ultrasonic ionizing system dan force-feedback haptic motors digunakan untuk memberikan efek air atau gerimis.

Masker tersebut dirancang untuk ditempatkan pada VR headset dengan menggunakan magnet yang dikoneksikan ke headset via Bluetooth atau Wi-Fi.

Selain perangkat Samsung Gear VR dan Oculus Rift, masker Feelreal ini dapat dipasangkan juga dengan Oculus Go, HTC Vive, dan PlayStation VR. Masih belum diketahui kapan Feelreal akan meluncurkan perangkat tersebut.

Namun, jika kamu berminat, kita dapat mengunjungi situs web Feelreal dengan mendaftarkan email-mu untuk mendapat pembaruan dan bahkan diskon untuk pemesanan awal.

Terapkan Marketing Dengan Virtual Reality

Teknologi virtual reality saat ini tidak hanya menjadi sebatas konsep futuristik. Namun teknologi VR telah memilki visi baru dan dapat diterapkan pada berbagai bidang. Setelah sebelumnya fokus pada media hiburan, kenyataannya virtual reality dapat dimanfaatkan juga untuk bidang lain yang bahkan tidak bisa dibayangkan. Apakah itu ? ya bidang tersebut adalah marketing.

Perkembangan Virtual Reality

Pada tahun 2016 kacamata VR mengalami peningkatan yang sangat luar biasa. VR sudah tersebar di berbagai negara hanya dengan waktu beberapa hari. Dan kini, seorang ahli marketing, Forrester memperkirakan, tahun 2020 teknologi VR di pasaran akan meroket hingga 52 juta unit, untuk berbagai kebutuhan.

Apa Fungsi Bagi Marketer ?

Tentu sebuah potensi besar dimana VR dapat menjalankan usaha marketing yang akhirnya akan menyenangkan hati konsumen. Karna adanya VR konsumen akan semakin terbiasa dengan penerapan VR di berbagai bidang termasuk bisnis sebuah brand.

Penerapan Konsep Story Telling

Penerapan bagi seorang marketer pada VR adalah dengan mengutamakn story telling. Maksudnya adalah bagaimana marketer menyampaikan cerita di balik bisnisnya. Dan bercerita tentang berkembangnya bisnis yang dimulai dari nol sampai menjadi besar.

Kemampuan story telling yang diubah kedalam bentuk visual, merupakan pengalaman berbeda dan juga memiliki kemampuan daya tangkap lebih besar dibandingkan yang lain. Dengan cerita seperti itu, maka akan muncul sebuah kepercayaan dari konsumen kepada bisnis kita.

Ciptakan Pengalaman Tak Terlupakan

Penggunaan secara virtual oleh VR untuk melakukan pemasaran produk, tentu mampu memberikan pengalaman yang berbeda bagi konsumen. Karna penggunaan VR membuat konsumen bisa merasakan hal – hal yang terkesan. Seperti contoh kita tau, bahwa sudah ada video VR yang memungkinkan pengguna untuk merasakan sensasi memanjat Gunung Mount Everest hingga melewati hutan Amazon.

Konsep seperti itu dapat di terapkan pada bidang marketing. Bagaimana bisa ? hal yang dicari para marketer adalah bagaimana memperkenalkan produk atau layanan menggunakan teknologi VR. Contohnya, peralatan olahraga sudah menjadi salah satu industri yang menggunakan teknologi VR.

Penerapan pada bidang fashion menggunakan teknologi VR adalah pengguna dapat diajak berjalan, dimana didalam ruangan tersebut terdapat banyak rak berisi produk mulai dari baju, tas, sepatu dan aksesoris lainnya. Untuk itu dibandingkan dengan search engine, menggunakan VR lebih menyenangkan dan berkesan.

Dalam beberapa tahun kedepan, VR (virtual reality) akan merubah cara baru dalam menghubungkan konsumen di banyak bidang tentunya. Dan kabar baiknya adalah semua permasalahan dapat diselesaikan dengan baik dan lebih mengesankan.

Hubungan Virtual Reality dan Bisnis

Virtual realitas (VR) sekarang sudah banyak membantu bagi berkembangnya sebuah bisnis. Tidak perduli seberapa besar atau kecilnya perusahaan, teknologi VR (virtual reality) dapat menguntungkan operasi, penjualan, pemasaran, perencanaan, desain dan tentunya masih banyak lagi lainnya, dimana tentunya suatu perusahaan akan lebih mudah dan tidak memakan waktu dalam menjalankan suatu bisnis atau usahanya.

Visualisasi Data Besar

Data besar atau big data pastinya teknologi ini sangat sulit untuk dipahami dan dipelajari. Setiap perusahaan di dunia sedang berjuang dan mempelajari big data. Karna dengan data tersebut suatu bisnis akan tumbuh dan berkembang terus. Karna bisnis selalu mencari cara baru untuk mendapatkan big data, sementara itu VR berpotensi mengubah permainan big data.

Visualisasi data yang dimaksud adalah perbatasan baru, dan VR tidak perlu untuk memvisualisasikan data ke tingkat yang lebih tinggi. Justru VR dapat membuat data lebih interatif, dan mengubah data secara digital.

Memvisualisasikan data melalui VR juga memungkinkan kita untuk melihat sejumlah data besar yang lengkap, dan dengan mudah menentukan pilihan yang paling relevan dengan projek. Intinya, VR dapat membuat kita memahami big data dengan mudah dan lebih cepat.

Komunikasi & Pelatihan Karyawan

VR memilki keuntungan karena dapat berkomunikasi pada berbagai dimensi, dan untuk itu VR menjadi alat yang ideal untuk berkomunikasi dan melalukan pelatihan karwayan. Pelatihan dapat diatur sebagai tur, tentunya dengan dipandu. Mereka akan dapat melihat keseluruhan materi pelatihan secara antarmuka.

Tur Perusahaan Virtual

Menggunakan tur secara visual dengan VR dapat menginspirasi mereka untuk belajar lebih banyak dengan menjelajahi dan mengambil langkah selanjutnya dalam perjalanan mereka ketika tur.

Mengintergrasikan tur virtual ke dalam bisnis adalah cara sederhana namun kuat untuk mendapatkan kesadaran perusahaan dengan membawa audien di seluruh dunia langsung ke lokasi kita dengan hanya sekali klik.

Sumber Daya Manusia dan Perekrutan Karyawan

VR dapat membantu menarik karyawan yang tepat untuk sebuah perusahaan. Dengan menunjukan bagaimana perusahaan beroperasi, bagaimana bekerja disana, dan keadaan kantor serta lokasi fisik tempat karyawan lainnya bekerja.

Tur virtual dapat membantu bakat masa depan untuk lebih memahami budaya kerja perusahaan, dan hasilnya membantu bisnis akan terus berjalan dan meningkatkan produktifitas pada perusahaan.

Pemasaran dan Penjualan

Ucapkan selamat tinggal pada presentasi 2D, dan saat ini sudah saatnya materi presentasi dengan 3D. contoh lain adalah pada pameran Dagang Pack Expo, Key Technology, produsen dan perancang sistem pengolahan makanan. Mereka melakukan presentasi dengan visual 3D, dengan penjelasan langsung tentang cara kerja suatu bisnis. Dengan menggunakan VR dalam strategi pemasaran dan penjualan, akan menghilangkan keraguan pada produk kita. Dan menjadi satu langkah lebih dekat bahkan, untuk menjadi bisnis yang bertahan lama.