Teknologi Augmented Reality

Teknologi Augmented Reality, Ini Sejarahnya

Teknologi,Augmented Reality (AR) adalah penggabungan antara objek virtual dengan objek nyata. Sebagai contoh, adalah saat stasiun televisi,menyiarkan pertandingan sepak bola, terdapat objek virtual, tentang skor pertandingan yang sedang berlangsung.Menurut Ronald Azuma pada tahun 1997, Augmented Reality adalah menggabungkan dunia nyata dan virtual, bersifat interaktif secara real time, dan merupakan animasi 3D. Sejarah tentang AugmentedReality dimulai dari tahun 1957-1962, ketika seorang penemu yang bernama Morton Heilig, seorang sinematografer, menciptakan dan memapatenkan sebuah simulator yang disebut Sensorama dengan visual, getaran dan bau. Pada tahun 1966, Ivan Sutherland menemukan head-mounted display yang dia claim adalah, jendela ke dunia virtual.

Tahun 1975 seorang ilmuwan bernama Myron Krueger menemukan Videoplace yang memungkinkan pengguna, dapat berinteraksi dengan objek virtual untuk pertama kalinya. Tahun 1989, Jaron Lanier, memeperkenalkan Virtual Reality dan menciptakan bisnis komersial pertama kali di dunia maya, Tahun 1992 mengembangkan Augmented Reality untuk melakukan perbaikan pada pesawat boeing, dan pada tahun yang sama, LB Rosenberg mengembangkan salah satu fungsi sistem AR, yang disebut Virtual Fixtures, yang digunakan di Angkatan Udara AS Armstrong Labs, dan menunjukan manfaatnya pada manusia, dan pada tahun 1992 juga, Steven Feiner, Blair Maclntyre dan dorée Seligmann, memperkenalkan untuk pertama kalinya Major Paper untuk perkembangan PrototypeAR.

Pada tahun 1999, Hirokazu Kato, mengembangkan ArToolkit di HITLab dan didemonstrasikan di SIGGRAPH, pada tahun 2000, Bruce.H.Thomas, mengembangkan ARQuake, sebuah Mobile Game AR yang ditunjukan di International Symposium on Wearable Computers.

Pada tahun 2008, Wikitude AR Travel Guide, memperkenalkan Android G1 Telephone yang berteknologi AR, tahun 2009, Saqoosha memperkenalkan FLARToolkit yang merupakan perkembangan dari ArToolkit. FLARToolkit memungkinkan kita memasang teknologi AR di sebuah website, karena output yang dihasilkan FLARToolkit berbentuk Flash. Ditahun yang sama, Wikitude Drive meluncurkan sistem navigasi berteknologi AR di Platform Android. Tahun 2010, Acrossair menggunakan teknologi AR pada I-Phone 3GS.

Baca Juga : Pameran Virtual Reality Dengan Ponsel

Bidang-bidang yang pernah menerapkan teknologi Augmented Reality adalah:

  1. Kedokteran (Medical): Teknologi pencitraan sangat dibutuhkan di dunia kedokteran, seperti misanya, untuk simulasi operasi, simulasi pembuatan vaksin virus, dll. Untuk itu, bidang kedokteran menerapkan Augmented Reality pada visualisasi penelitian mereka.
  2. Hiburan (Entertainment): Dunia hiburan membutuhkan Augmented Reality sebagai penunjang efek-efek yang akan dihasilkan oleh hiburan tersebut. Sebagai contoh, ketika sesorang wartawan cuaca memperkirakan ramalan cuaca, dia berdiri di depan layar hijau atau biru, kemudian dengan teknologi augmented reality, layar hijau atau biru tersebut berubah menjadi gambar animasi tentang cuaca tersebut, sehingga seolah-olah wartawan tersebut, masuk ke dalam animasi tersebut.
  3. Latihan Militer (Military Training): Militer telah menerapkan Augmented Reality pada latihan tempur mereka. Sebagai contoh, militer menggunakan Augmented Reality untuk membuat sebuah permainan perang, dimana prajurit akan masuk kedalam dunia game tersebut, dan seolah-olah seperti melakukan perang sesungguhnya.
  4. Engineering Design: Seorang engineering design membutuhkan Augmented Reality untuk menampilkan hasil design mereka secara nyata terhadap klien. Dengan Augmented Reality klien akan tahu, tentang spesifikasi yang lebih detail tentang desain mereka.
  5. Robotics dan Telerobotics: Dalam bidang robotika, seorang operator robot, mengunnakan pengendari pencitraan visual dalam mengendalikan robot itu. Jadi, penerapan Augmented Reality dibutuhkan di dunia robot.
  6. Consumer Design: Virtual reality telah digunakan dalam mempromsikan produk. Sebagai contoh, seorang pengembang menggunkan brosur virtual untuk memberikan informasi yang lengkap secara 3D, sehingga pelanggan dapat mengetahui secara jelas, produk yang ditawarkan. (Anggriyadi,2012)
Teknologi Augmented Reality

Augmented Reality yang kita tahu biasanya digunakan untuk kegiatan event dibagian marketing, pembuatan kartu nama interaktif dan games interaktif dan branding. Tetapi apakah kita tahu bahwa Augmented Reality bisa digunakan untuk kegiatan presentasi? Augmented Reality untuk presentasi sangat dibutuhkan bagi perusahaan. Dijaman teknologi yang semakin maju saat ini presentasi dengan menggunakan AR sangat dbutuhkan. Untuk efektifitas waktu dan efisiensi dalam menjelaskan ke client mengenai produk perusahaan.

Tidak hanya sampai disana, penggunaan augmented reality bisa digunakan oleh perusahaan saat melakukan meeting, presentasi peluncuran produk baru, maupun mempromosikan konsep didalam perusahaan. Seperti pada contoh gambar diatas, implementasi AR untuk proses perancangan bendungan.

Baca Juga : Fitur AR Google Uji Coba di Google Maps

Kenapa Harus Augmented Reality?

Seperti yang kita tahu, bahwa untuk augmented reality ini membuat kita melihat real objek yang ditampilkan dan lebih interactive, sehingga membuat peserta yang ikut didalam presentasi tidak merasa bosan ataupun tidak konsentrasi, sehingga semua materi yang disampai akan jauh lebih efektif dibandingkan hanya menggunakan power point.

Cara Kerja Augmented Reality

Cara kerja Augmented Reality atau dalam bahasa Indonesia Realitas tertambah dan dikenal dengan singkatan bahasa Inggrisnya AR (augmented reality), adalah teknologi yang menggabungkan benda maya dua dimensi dan ataupun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi lalu memproyeksikan benda-benda maya tersebut dalam waktu nyata. Tidak seperti realitas maya yang sepenuhnya menggantikan kenyataan, realitas tertambah sekedar menambahkan atau melengkapi kenyataan.

Benda-benda maya menampilkan informasi yang tidak dapat diterima oleh pengguna dengan inderanya sendiri. Hal ini membuat realitas tertambah sesuai sebagai alat untuk membantu persepsi dan interaksi penggunanya dengan dunia nyata. Informasi yang ditampilkan oleh benda maya membantu pengguna melaksanakan kegiatan-kegiatan dalam dunia nyata.

Cara kerja Augmented Reality dapat diaplikasikan untuk semua indera, termasuk pendengaran, sentuhan, dan penciuman. Selain digunakan dalam bidang-bidang seperti kesehatan, militer, industri manufaktur, realitas tertambah juga telah diaplikasikan dalam perangkat-perangkat yang digunakan orang banyak, seperti pada telepon genggam.

Teknologi Augmented Reality sangat cepat sekali berkembang, di Indonesia sendiri telah banyak aplikasi-aplikasi yang menggunakan teknologi AR. AR merupakan terobosan  dibidang teknologi yang sangat canggih. Karena dengan teknologi ini kita dapat membuat segala hal yang abstrack atau virtual bisa kelihatan nyata atau real.

Teknologi AR sendiri telah dikembangkan dalam berbagai hal, dalam pemanfaatanya teknologi  ini dapat digunakan dalam hal:

  1. Augmented Reality Interactive Games
  2. Augmented Reality Presentation
  3. Augmented Reality Event
  4. Augmented Reality High Tech Environment
  5. Augmented Reality Website
  6. Augmented Reality Promotion

Teknologi ini biasanya digunakan pada bidang militer, medis, komunikasi, dan manufaktur yang mempunyai risiko besar dan membutuhkan tambahan benda-benda semu yang meniru benda-benda nyata sebelum diimplementasikan. Contohnya, pada pemeriksaan sebelum operasi seperti CT Scan atau MRI yang memberikan gambaran kepada ahli bedah mengenai anatomi internal pasien. Dari gambar-gambar tersebut, kemudian pembedahan direncanakan. AR dapat diaplikasikan sehingga tim bedah dapat melihat data CT Scan atau MRI pada pasien saat pembedahan berlangsung.

Perangkat umumnya Augmented Reality membutuhkan alat masukkan (input device) seperti kamera atau webcam, alat keluaran (output device) seperti monitor atau Head Mounted Display (HMD), alat pelacak (tracker) agar benda maya tambahan berupa penanda (marker) yang dihasilkan berjalan secara real-time atau mungkin interaktif walaupun benda nyata yang menjadi induknya digeser-geser, dan komputer untuk menjalankan program AR.

Cara kerja Augmented Reality bekerja berdasarkan deteksi citra, dan citra yang digunakan adalah marker. Prinsip kerjanya adalah kamera yang telah dikalibrasi akan mendeteksi marker yang diberikan, kemudian setelah mengenali dan menandai pola marker, webcam akan melakukan perhitungan apakah marker sesuai dengan database yang dimiliki. Bila tidak, maka informasi marker tidak akan diolah, tetapi bila sesuai maka informasi marker akan digunakan untuk me-render dan menampilkan objek 3D atau animasi yang telah dibuat sebelumnya.

Kelebihan utama dari Augmented reality dibandingkan Virtual reality adalah pengembangannya yang lebih mudah dan murah. Sehingga tidak seperti virtual reality yang sampai saat ini masih digunakan secara terbatas oleh kalangan tertentu, augmented reality merebak secara cepat diberbagai bidang yang bahkan belum dapat dijangkau oleh pendahulunya tersebut.

Baca Juga : Fitur AR Google Uji Coba di Google Maps

Kelebihan lain dari Cara Kerja Augmented Reality yaitu dapat diimplementasikan secara luas dalam berbagai media. Sebagai aplikasi dalam sebuah smartphone, console game, dalam bingkisan sebuah produk, bahkan media cetak seperti buku, majalah atau koran.

Salah satu kesulitan utama dalam mengembangkan aplikasi Augmented Reality adalah masalah pelacakan sudut pandang pengguna. Untuk mengetahui dari sudut pandang apa yang menarik citra virtual, aplikasi harus tahu di mana pengguna mencari di dunia nyata.

Sampai saat ini teknologi augmented reality akan terus dikembangkan untuk manusia. Cara kerja Augmented Reality diatas menghasilkan beberapa aplikasi yang bisa digunakan untuk kita. Berikut dibawah ini adalah aplikasi dari augmented reality yang kamu bisa coba.

1. Ikea Place, Aplikasi AR Furniture

Cara kerja Augmented Reality

Raksasa furnitur IKEA pernah bereksperimen di masa lalu dengan AR dalam aplikasi katalognya, tetapi aplikasi IKEA Place yang terbaru merupakan perbaikannya yang nyata, memanfaatkan ARKit untuk membantu pengguna memvisualisasikan dengan mudah bagaimana berbagai desain furnitur IKEA akan terlihat di rumahmu. Pengguna memindai denah lantai mereka dengan ponsel mereka, lalu kamu dapat memilih desain furnitur dan drag and drop ke tempatnya menggunakan smartphonemu sebagai jendela bidik. Hingga saat ini, IKEA place merupakan aplikasi AR terbaik dalam ranah furniture.

Baca Juga : Penerapan Augmented Reality IKEA Place

Downliad Ikea Place

2. Google Translate (Android, iOS)

Google Translate (Android, iOS) telah menjadi alat terjemahan teks dan audio yang praktis, dan menjadi lebih baik lagi dengan fitur real-time translatenya. Yang perlu kamu lakukan adalah memegang kamera smartphonemu dan fokus pada teks, dan Google Translate akan menyediakan terjemahan kata dan frasa real-time dari berbagai bahasa. Pengguna dapat mengunduh paket bahasa, memungkinkan untuk memilih terjemahan offline ketika jauh dari jaringan internet.

Download Google Translate

3. Layar

Layar menjembatani dunia nyata dan dunia digital. Layar ini adalah aplikasi Augmented Reality yang memudahkan kita untuk mencari konten dari berbagai media di sekitar kita, seperti majalah, koran, ataupun poster. Kamu hanya perlu mengarahkan kamera smartphone pada sebuah objek yang nantinya akan muncul konten hidup dan memberikan informasi secara spesifik. Seperti katalog belanja, poster film dengan trailer dan informasi kapan tayang, dan Geo Layers membantu kamu untuk menemukan tempat-tempat penting seperti ATM, restoran, lokasi bersejarah, atau apapun yang menarik di dekatnya.

ra smartphone pada sebuah objek yang nantinya akan muncul konten hidup dan memberikan informasi secara spesifik. Seperti katalog belanja, poster film dengan trailer dan informasi kapan tayang, dan Geo Layers membantu kamu untuk menemukan tempat-tempat penting seperti ATM, restoran, lokasi bersejarah, atau apapun yang menarik di dekatnya.

Download Layar

4. WWF Free Rivers (iOS)

WWF Free Rivers adalah aplikasi AR terbaik untuk lingkungan. Merupakan tools edukasi yang apik yang menunjukkan dampak kuat yang dimiliki sistem sungai terhadap alam dan peradaban manusia, dan bagaimana kita dapat merusak atau melestarikan sistem alami yang vital ini. Aplikasi ini memanfaatkan teknologi ARKit untuk membuat sistem sungai yang berbeda, seperti yang ada di sabana Afrika, pegunungan Himalaya atau delta sungai Asia Tenggara. Model animasi dan interaktif menunjukkan bagaimana sungai memberi makan dan menyehatkan lingkungan, dan bagaimana orang-orang pada akhirnya dapat mempengaruhi aliran sungai dan kesehatan. Ini adalah sebuah karya yang menarik tentang bagaimana teknologi AR dapat mendidik, sekaligus menghibur.

Download WWE Free River

5. Ingress

Ingress merupakan game Augmented Reality yang mengkombinasikan dunia digital dan dunia nyata. Dalam game Ingress kamu diharuskan berjalan dan mengeksplorasi wilayah di sekitar untuk bisa bermain. Dalam permainan Ingress hanya ada dua kubu yaitu Enlightened dan Resistance. Kedua kubu ini akan selalu bersaing untuk mendominasi wilayah. Semakin banyak wilayah didominasi salah satu kubu, maka alur cerita pun akan ikut berubah. Tujuan awal dari permainan ini memang untuk mengajak pemain keluar rumah, mengeksplorasi tempat bersejarah dan seni yang disebut portal di dalam game.

Download Ingress

6. Thyng (Android, iOS)

Cara kerja Augmented Reality

Thyng (Android, iOS) adalah toolkit untuk menciptakan pengalaman augmented realitymu sendiri, dengan alat untuk menciptakan berbagai efek AR, seperti menempatkan tokoh-tokoh animasi dan model 3D di atas permukaan dan target, menaruh video dan foto di udara, dan banyak lagi. Kamu kemudian dapat mengambil snapshot dari kreasi Anda, atau merekam video dengan durasi maksimal 30 detik. Aplikasi AR ini tersedia di Android dan iOS, didukung oleh ARCore dan ARKit.

Download Thyng

7. SketchAR (Android, iOS)

Cara kerja Augmented Reality

SketchAR (Android, iOS) mengubah layar smartphone Anda menjadi media bantuan untuk menggambar, melapisi gambar sketsa atau seni garis pada selembar kertas kosong yang kemudian dapat Anda lacak atau gunakan sebagai dasar sketsa Anda sendiri. Pengguna dapat memilih dari library sketsa yang termasuk dalam aplikasi, atau mengubah foto mereka menjadi seni garis yang dapat dilacak dengan aplikasi. SketchAR dirancang untuk bekerja pada kertas berukuran A4, atau kertas apa pun dengan empat penanda lingkaran referensi yang digambar di atasnya untuk memberikan penanda skala ke aplikasi. Dengan SketchAR, walau tidak memiliki bakat menggambar, kamu bisa membuat karya grafis yang memukau.

Download SketchAR

Fitur AR

Fitur AR Google Uji Coba di Google Maps

Rencana Google untuk menambahkan realitas ganda atau augmented reality (AR) ke Google Maps, akhirnya mulai terealisasi. Saat ini, Google Maps dengan fitur AR mulai diuji coba.

Google menggunakan teknologi bernama “Visual Positioning System (VPS), yang menggabungkan teknologi AR, Street View, dan sistem navigasi Google Maps. VPS memanfaatkan sensor GPS untuk mendeteksi lokasi pengguna.

Kemudian, kamera ponsel akan dibutuhkan untuk memberikan visual lokasi yang lebih akurat dengan penunjuk arah berbentuk hewan 3D yang akan menuntun pengguna menuju lokasi.

Image result for AR di Google Maps

Navigasi AR akan ditampilkan secara real-time, sehingga pengguna tidak akan nyasar jika bingung di tengah jalan.

Sayangnya, Google tidak menyebutkan kapan sekiranya fitur ini bisa diinstal penggunanya. Google masih perlu melakukan pengujian tambahan untuk memaksimalkan fitur ini.

Sehingga baru meluncurkannya ke para Local Guide (komunitas pemandu lokal) saja. Akan tetapi, apabila telah dirilis secara luas, Google tidak mau penggunanya terlalu tergantung dengan fitur AR ketika berkendara. Alasannya tentu saja soal keselamatan.

Baca Juga : 4 Teknologi VR Hadir di Fashion

Menurut Google, jika smartphone berada pada mode AR dalam waktu yang cukup lama, efeknya akan membuat layar menjadi lebih gelap sehingga dikhawatirkan akan membuat pengguna terganggu.

Pimpinan Desain UX untuk Google Maps, Rachel Inman mengatakan bahwa fitur AR ini tidak untuk digunakan saat mengemudi. Inman menambahkan bahwa navigasi Google Maps AR akan mati ketika gawai diletakkan, demi faktor keselamatan.

Hal tersebut dilakukan lantaran Google telah bereksperimen dengan antarmuka pengguna. Hasilnya, mereka menemukan bahwa pengguna mengikuti panduan animasi yang membuat mereka terpaku pada layar terus-menerus.

Selain itu, baterai juga akan terkuras lebih cepat. Ada baiknya, ketika menggunakan fitur AR ini, penguna memberikan jeda waktu.

Perusahaan lain seperti Apple, Facebook, Google, North, Vuzix, dan lainnya semuanya telah mengerjakan, atau menjual kacamata AR mereka sendiri, yang berarti bahwa fitur baru Google pada akhirnya dapat masuk ke jalur pandang Anda.

Navigasi AR di Google Maps, sejatinya sudah lama direncanakan. Namun, Google baru mengumumkan secara gamblang ide ini dala acara konferensi developer Google I/O 2018 lalu.

virtual reality kehidupan

Berbagai Kemudahan dengan Virtual Reality Kehidupan

Arti kata Virtual Reality atau yang sering disingkat menjadi VR. Virtual Reality di kehidupan merupakan kata gabungan dari Bahasa Inggris, yaitu ‘virtual’ dan ‘reality’. ‘Virtual’ memiliki arti dekat, sedangkan ‘reality’ berarti hal-hal nyata yang kita alami sebagai manusia. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Virtual Reality berarti ‘mendekati kenyataan’. Untuk orang-orang yang tinggal berjauhan, Virtual Reality dapat menjadi salah satu cara alternatif untuk bertemu.

Virtual Reality Kehidupan

Virtual Reality dapat ditemukan dalam berbagai hal, contohnya dengan headset, treadmill, dan sarung tangan khusus. Ketika menggunakan virtual reality, otak dan panca indera manusia akan menghasilkan sebuah ilusi. Karena itu, banyak orang bermain game dengan menggunakan teknologi ini. Menggunakan virtual reality dapat membuat manusia merasa sedang berada di tempat tersebut, sehingga bermain game akan lebih terasa menyenangkan, serta mendapatkan pengalaman yang berbeda. Lalu apa sajakah keuntungan teknologi virtual reality tersebut, dan bagaimana cara kerja virtual reality ?

Kelebihan paling utama dari Virtual Reality di kehidupan adalah kemampuannya dalam membuat seseorang seperti berada di dalam dunia tersebut, seperti semua yang Anda alami adalah nyata. Kelebihan dari Virtual Reality ini sering digunakan untuk keperluan pelatihan, contohnya praktek dokter, menerbangkan pesawat, dan lain-lain. Dokter dapat berlatih melalui virtual reality dengan cara memainkan VR operasi pasien. Begitu juga dengan pilot, ia dapat memainkan VR penerbangan pesawat. Kedua contoh ini merupakan bukti bahwa Virtual Reality dapat membantu seseorang untuk menambah skill serta pengetahuannya, tanpa harus melakukan hal tersebut secara nyata.

Rapat Melalui Virtual Reality

Setiap harinya, jutaan manusia di dunia melakukan kegiatan rapat. Entah di kantor, rumah, atau mungkin di kedai kopi—banyak orang yang melakukan hal ini. Tahukah Anda bahwa Virtual Reality dapat digunakan sebagai media untuk melakukan rapat? Hal terunik dari rapat menggunakan Virtual Reality adalah anggota rapat tidak perlu pergi kemanapun. Setiap anggota hanya perlu menggunakan headset VR dan menghubungkannya kepada aplikasi Virtual Reality. Ketika sudah terhubung, setiap anggota rapat akan merasa berada di dalam suatu ruangan. Tidak hanya itu, avatar yang dimiliki masing-masing anggota dapat memperlihatkan emosi atau raut wajahnya. Rapat melalui Virtual Reality akan sangat membantu ketika akan mengadakan rapat jarak jauh.

Baca Juga : Dampak Augmented Reality Untuk Anak

Menghemat Budget Kantor

Dengan semakin banyaknya perusahaan startup yang hadir di Indonesia khususnya di Jakarta, semakin banyak pula pekerja lepas atau sering disebut sebagai freelancer. Teknologi Virtual Reality ini sangat membantu dalam menghemat biaya operasional. Hal ini disebabkan karena hanya dengan melalui Virtual Reality, seseorang dapat ikut rapat serta menyampaikan pendapat tanpa harus pergi keluar rumah. Karena tidak perlu keluar rumah, maka seseorang tidak perlu mengeluarkan uang untuk menuju ke sebuah kantor. Selain biaya operasional, Virtual Reality juga dapat membantu dalam menghemat waktu.

Jika biasanya perjalanan dari rumah Anda ke kantor membutuhkan waktu satu jam, maka dengan Virtual Reality, Anda hanya butuh waktu sekitar 5 menit untuk bersiap-siap sebelum melakukan rapat melalui VR. Selain itu, kesulitan bekerja antar kota atau antar negara sekali pun dapat teratasi dengan teknologi VR. Jika seseorang bekerja untuk sebuah proyek di luar kota, Anda tidak perlu jauh-jauh ke kota tersebut untuk melihat perkembangan proyek. Ia hanya membutuhkan teknologi VR sehingga dapat melihat dengan jelas sejauh mana perkembangan proyek itu.

Tidak dapat dipungkiri bahwa di Indonesia khususnya Jakarta, semakin banyak individu yang memilih untuk bekerja sebagai freelancer dan juga remote worker. Bekerja sebagai remote worker dapat menjadi solusi dari keadaan jalanan di Jakarta yang membuat lelah karena kondisi jalanan setiap hari. VR dapat membantu para freelancer atau remote worker yang perlu menghadiri rapat tanpa harus keluar rumah.

Keyboard Virtual Reality

Keyboard Virtual Reality Logitech Bridge

Virtual Reality atau yang dikenal dengan sebutan VR memiliki potensi besar, dan dapat memberikan kesenangan yang sama besar dan pengalaman yang berbeda. Terkadang, meski diambil sepenuhnya dari kenyataan tidaklah ideal. Sedangkan untuk beberapa game, hanya menggunakan kontroler nirkabel yang dibutuhkan, tidak semua game VR perlu dimainkan sambil berdiri. Dan mengacu pada permasalahan yang ada, di mana keyboard dan mouse masih tetap dapat digunakan untuk kontrol, namun keyboard virtual reality tampak membuatnya menjadi rumit, sehingga Anda tidak dibiarkan sedikitpun melihat sosok periperal tersebut.

Logitech Bridge dengan VR

Namun sekarang Logitech tampaknya telah datang untuk menyelamatkan permasalah itu melalui solusi matangnya yang disebutnya sebagai Logitech Bridge. Bukan keyboard baru yang dibuat khusus untuk VR, melainkan ini adalah semacam aksesori yang sesuai dengan keyboard virtual reality Logitech G lainnya, yang membuat semuanya lebih mudah bagi mereka yang kebetulan sudah memilikinya.

Bridge adalah aksesori yang menempel pada keyboard Anda, dan mungkinkan Anda untuk memilih keyboard mana melalui dukungan perangkat lunak yang ada. Begitu kedua hal tersebut ditetapkan, Anda langsung bisa melihat keyboard di dalam lingkungan VR Anda. Karena pelacak klip ke keyboard virtual reality itu, Anda tidak perlu khawatir kalau tampilan keyboard VR yang ada tidak akan sinkron dengan tindakan yang sebenarnya, mengingat semuanya akan bereaksi secara alami.

Baca Juga : Terapkan Marketing dengan Virtual Reality

Teknologi ini tampaknya melampaui harapan banyak kalangan yaitu hanya sekedar membiarkan seseorang melihat keyboard mereka di VR. Lebih jauh lagi, cara menggunakan VR Logitech kabarnya juga telah berbicara tentang kemungkinan bakal menerapkan skin yang berbeda ke periperal virtualnya tersebut, yang bisa memiliki keuntungan yang jelas dalam berbagai game, terutama dengan skema keybind yang lebih kompleks. Atau, itu bisa berguna untuk membiarkan seseorang mengubah estetika, yang lebih cenderung hanya untuk bersenang-senang saja.

Keyboard Virtual Reality

Menyadari hal itu, Logitech tampaknya juga berencana untuk mengambil perangkat Bridge (termasuk keyboard G) tersebut kepada para pengembang VR, jadi mudah-mudahan teknologi ini tidak akan terlalu lama untuk masuk pasar. Selain HTC Vive, Logitech Bridge juga terkoneksi secara apik bersama SteamVR, sehingga setiap pengembang SteamVR saat ini sudah bisa mendapatkan Logitech BRIDGE SDK tanpa harus bersusah payah lagi mencarinya.

Pameran Virtual Reality

Pameran Virtual Reality Dengan Ponsel

Sebuah perusahaan teknologi imersif asal Los Angeles memberikan pengalaman yang sangat inovatif untuk para penggemar seni global. Mereka memberikan pameran seni dengan bentuk yang berbeda dari pameran pada umumnya. Pameran ini adalah Pameran Seni Virtual Reality, di mana para penikmat seni bisa berkeliling pameran tanpa perlu datang sama sekali ke pameran aslinya.

VRt Ventures, dalam kerja samanya dengan Shepard Fairey dan Juxtapoz Magazine, mengumumkan peluncuran “DAMAGED”. Yang akan memberikan pengalaman VR dan AR yang memungkinkan penggemar untuk masuk ke dalam pameran tunggal terbesar Shepard Fairey tanpa perlu ke Los Angeles sama sekali.

Shepard Fairey menggunakan teknologi VR dengan tujuan agar karyanya dapat dinikmati oleh para penikmat tanpa lekang oleh waktu. Untuk merasakan pengalaman pameran VR ini, telah tersedia 5 platform utama, dengan platform utama Oculus, Samsung Gear dan Steam VR. Serta tersedia di App Store dan Google Play bagi para pengguna mobile.

Dalam pembuatannya, VRt Ventures menggunakan Scanner laser dan teknologi volumetrik fotogrametri. Untuk memindai seluruh ruang pameran secara akurat, sehingga dapat memberikan pengguna sensasi petualangan seni otentik yang mendalam. Dan tentunya, dilengkapi dengan narasi Shepard dengan durasi lebih dari 100 menit. Serta, fitur AR yang memungkinkan pengguna untuk memanfaatkan ponsel mereka untuk berkeliling di sekitar pameran seni virtual reality. Dengan adanya seperti itu akan membuat pengalaman yang berbeda untuk pengguna AR.

Baca Juga : 7 Game Virtual Reality Terbaik

Sebagai seorang seniman, Shepard Fairey mengerti bahwa tidak peduli berapa banyak waktu yang dihabiskan untuk pameran tunggal. Pameran tersebut hanya tersedia dalam waktu yang sangat terbatas, sehingga tidak semua orang bisa menikmatinya sebelum hilang selamanya.

Baca Juga : Dampak Augmented Reality Untuk Anak

Dalam kerjasamanya dengan VRt Ventures, Shepard Fairey senang mengetahui bahwa penggemar seni di seluruh dunia akan dapat menikmati pameran tunggal terbesarnya. Membuat pameran seni dapat diakses oleh siapapun, dimanapun, dan kapanpun hanya lewat platform Virtual Reality, atau  bahkan hanya lewat ponsel seluler.

teknologi virtual reality

Teknologi Virtual Reality Keren Hadir di Dunia Fashion

Saat ini, teknologi virtual reality (VR) sedang dikembangkan oleh beragam perusahaan. Banyak perusahaan besar yang sangat serius menggarap teknologi VR. Contoh saja Google yang telah meluncurkan Daydream dan Tilt Bursh. Selain Google, ternyata ada juga industri di bidang fashion yang ikut mengembangkan teknologi virtual reality. Apa saja teknologi VR yang sedang dikembangkan untuk dunia fashion, ada dibawah.

Teknologi Virtual Reality Untuk Fashion

1. Menonton Acara Runway

Tidak perlu terbang jauh-jauh ke luar negeri untuk menonton runway. Kamu bisa merasakan menjadi penonton baris terdepan dalam runway dengan teknologi VR. Sebagai contoh, Balenciaga menyiarkan secara live acara Catwalk Fall Winter 2016 nya yang bisa dinikmati dengan kecanggihan 360-degrere virtual reality. Untuk menontonnya, Balenciaga menyediakan aplikasi yang dapat di downloadsecara gratis dan bisa diinstal di smartphone.

2. VR Headset Buatan Merk Ternama

Salah satu merk ternama yang menciptakan VR Headset sendiri adalah Dior. Dior Eyes diciptakan untuk memberikan kesempatan bagi orang-orang merasakan suasana di backstage pada acara runway-nya. Perangkat VR ini sudah dilengkapi dengan gambar kualitas HD dan integrated holophonic audio. Hal ini akan menciptakan suasana belakang panggung yang terlihat nyata, termasuk sensasi penglihatan 360 derajat.

3. Kamar Pas Virtual

Pernah tidak merasakan lagi di toko baju dan mau coba banyak baju yang semuanya beda-beda? Pasti PR banget dong copot-pasangnya satu per satu. Nah, sekarang sudah ada yang namanya FX Mirror. Ini adalah cermin yang diintegrasikan dengan teknologi virtual reality sehingga kamu bisa mencoba berbagai baju yang ada di toko.

Baca Juga : Hubungan Virtual Reality dan Bisnis

4. Virtual Reality Department Store

eBay mengeluarkan Virtual Reality Department Store pertama di dunia. Kamu bisa melihat-lihat barang yang dijual bagaikan berjalan-jalan di department store, tapi tanpa perlu berjalan. Barang-barang yang dijual berbagai macam, termasuk pakaian. Di sini, teknologi VR mempermudah kita semua untuk berbelanja tanpa perlu buang waktu dan tenaga untuk pergi mengelilingi toko-toko. Belum punya alat yang mendukung untuk merasakan semua hal itu? Jangan khawatir, kamu bisa bermain game Fashion terkini, Dress Up Diary. Dengan game ini, kamu bisa mencoba segala jenis dandanan mulai dari rambut sampai sepatu dan mix and match semuanya sesuai dengan gaya kamu.

video virtual reality

Video Virtual Reality Youtube, Pilihan 2018

Pertumbuhan Video Virtual Reality (VR) menunjukan adanya peningkatan meski sempat mengalami penurunan pengapalan perangkat. Kemunculan beberapa perangkat seperti Lenovo Mirage Solo, Oculus Go, dan Xiaomi Mi VR yang bisa digunakan tanpa membutuhkan PC, turut menyumbang peningkatan VR mobile sebesar 417,7 persen penjualan selama kuartal-II 2018. Semakin meningkatnya pasar VR, semakin banyak pula video VR, baik video berformat 360 derajat atau VR180. Beda keduanya adalah jangkauan pandang. Dengan video 360 derajat, pengguna bisa melihat video VR secara penuh degan memutar sejauh 360 derajat, sementara VR180 hanya bisa berputar setengahnya saja. Berikut jajaran 15 video VR YouTube populer sepanjang 2018. Sebelum menonton video berikut, jangan lupa memasang perangkat VR untuk mendapat kesan video lebih hidup.

Video Virtual Reality Pilihan Youtube 2018


1. Victoria Falls, The Pearl of Africa (Video 360)

Dalam video berdurasi empat menit 13 detik ini, pengguna akan diajak jalan-jalan menyusuri salah satu air terjun paling spektakuler di dunia yakni air terjun Victoria. Untuk mendapatkan pemandangan senyata mungkin, kreator video harus berkeliling di selama 24 jam menggunakan pesawat untuk mengambil gambar air terjun yang berada di Livingstone ini. Meski menggunakan bantuan teknologi, namun pengguna juga akan bisa menikmati suguhan alam Victoria Falls, lengkap dengan hiasan pelanginya.

2. VOLTA Hair Suspension, Immercirque Eps 2: Cirque du Soleil Artist Danila Bim (VR180)

Di video ini, pengguna diajak untuk melihat bagaimana persiapan salah satu kelompok akrobatik terkenal di dunia yang kerap mempertontonkan aksi ekstrem. Salah satunya adalah aksi “Hair Suspension” atau suspensi rambut yang dilakukan oleh salah satu penarinya, Danila Blim. Disebut demikian, karena sang penari akan ditarik ke atas dengan tali yang terkait ke ikatan rambutnya dengan sebuah trik khusus. Selama lima menit 15 detik, pengguna akan melihat bagaimana persiapan Danila, mulai dari latihan, makeup, kostum, dan mengintip bagaimana hair suspension dilakukan.

3. Wild with: Bears (Video 360)

Sesuai judulnya, video ini akan mengajak pengguna VR untuk lebih dekat dengan beruang cokelat Kodiak di habitatnya secara langsung. Mengingat sulit melakukannya di dunia nyata, video ini bisa menjadi alternatif untuk lebih dekat dengan beruang Kodiak, termasuk mendengar deramannya.

4. Elton John – Farewell Yellow Brick Road Tour: The Launch (VR180)

Video ini merupakan hasil kolaborasi antara YouTube dan Elton John saat pengumuman tur terakhir penyanyi asal Inggris ini berjudul “Farewell Yellow Brick Road”. Di awal video berdurasi 26 menit 20 detik ini, pengguna VR akan menikmati efek visual bernuansa galaksi yang menarik dengan sambil mendengarkan lagu-lagu populer Elton John. Ada pula obrolan Elton dengan salah satu jurnalis Anderson Cooper di akhir video.

Baca Juga nih : Augmented Reality Merevolusi Pertanian

5. Isle of Dogs, Behind The Scene in (Video 360)

Setelah sukses mencuri perhatian penonton dengan film animasi “Isle of Dogs”, sutradara Wes Anderson membuat video di balik layar. Namun bukan seperti video di balik layar pada umumya yang lebih banyak menceritakan teknis pembuatan film. Di video berdurasi lima menit 21 detik ini dibuat dalam animasi dengan para karakter anjing fiktif dalam film yang kebih banyak menceritakan pesan film ini.

Baca Juga nih : 7 Game Virtual Reality Terbaik

6. The Female Planet : Episode 3 (Video 360)

Video ini merupakan salah satu serial VR berjudul “The Female Planet”. Serial ini bercerita tentang para perempuan yang bekerja sebagai teknisi. Dalam video ini, penonton akan diajak lebih dekat dengan salah satu teknisi Boeing perempuan yang bekerja di NASA bernama Tiera Fletcher. Ia merancang roket yang akan membawa manusia ke bulan dan Mars. Fletcher akan berkisah tentang karirnya sembari menjelaskan proyek yang ia kerjakan.

7. Google Doodles/Spotlight Stories: Back to the Moon (Video 360)

Google Spotlight Stories merupakan kanal khusus yang menampilkan video narasi yang khusus dirancang untuk teknologi video virtual reality. Salah satu episode nya adalah berkolaborasi dengan proyek Google Doodles, Google Arts & Cultures, dan Cinémathèque Française yang diproduksi oleh Nexus Studio. Proyek ini mendapat apresiasi dengan masuk dalam nominasi “Outstanding Original Interactive Program” untuk animasi novel ikonis artis. 8. The Joe Embiid (Video 360

8. The Joe Embiid (Video 360)

Selama dua menit 17 detik, penonton akan melihat aksi salah satu pemain basket NBA All Star, Joel Embiid secara lebih dekat. Beberapa aksi yang dilakukan antara lain on-on-one matchup dengan para penggemar yang ikut serta dalam video tersebut. 9. Escape the Night Season 3 | Welcome to Everlock (VR180)

9. Free Solo National Geographic (Video 360)

Salah satu manfaat teknologi VR adalah memungkinkan penggunanya merasakan atmosfer suatu tempat, tanpa harus ke lokasi secara langsung. Apalagi jika tempat tersebut jauh dan perlu keahlian khusus untuk mencapainya, seperti memanjat tebing atau melihat air terjun. Inilah yang ditawarkan video “Free Solo” dari National Geographic yang mengajak penonton ikut merasakan bagaimana memanjat tebing El Capitan di Taman Nasional Yosemite, California seorang diri.

Baca Juga nih : Perbedaan AR dan VR

10. Nightflyers VR

“Nightflyers” merupakan salah satu serial TV yang tayang di Netflix, berkisah tentang para ilmuan yang membawa misi ekspedisi untuk melakukan kontak pertama dengan kehidupan alien. Dalam edisi khusus VR, penonton akan disuguhkan pemandangan kapal ruang angkasa dan mengungkap rahasia kapal kargo misterius tersebut.

Augmented Reality Anak

Augmented Reality pada Anak, Ketahui Sebelum Terlambat

Augmented Reality pada anak menjadi perhatian yang harus di waspadai. Saat ini semakin banyak teknologi berkembang di Indonesia, khususnya pada dunia video game. Teknologi itu adalah Augmented Reality, biasa disebut AR. Teknologi itu merupakan teknologi yang menggabungkan dunia maya 2D dan 3D ke sebuah lingkungan dunia nyata berupa 3 dimensi. Tidak seperti Virtual Reality atau VR, realitas di dunia maya yang sepenuhnya menggantikan dunia nyata.

Dampak Augmented Reality pada Anak

Saat ini sudah banyak sekali game jenis AR, dan yang paling popular adalah Pokemon Go. Dengan teknologi Augmented Reality dapat memunculkan karakter hologram yang tampak menyatu dengan dunia nyata.

Jake Richardson menyatakan di situs BigThink tentang munculnya perdebatan, apakah teknologi AR berdampak negatif pada anak – anak dan remaja. Karna mereka pastinya akan berada sangat lama di depan layar komputer.

Efek Positif dan Negatif AR pada Anak

Augmented Reality Anak

Efek positifnya adalah bahwa anak – anak yang pandai menggunakan AR akan mendapatkan keuntungan ketika mereka tumbuh dewasa dan bekerja. Biasanya, otak dan mental mereka akan berpikir lebih maju pada dunia teknologi. Apalagi, generasi saat ini memang berubah sangat cepat, dan tidak dapat disangka – sangka.

Menurut Jake, sebagian besar melaporkan bahwa AR untuk pendidikan mengarahkan pada pembelajaran yang lebih baik, efisien dan mendorong motivasi belajar. Karna konten dari AR ini memasukkan konten visual grafis yang asli dan dapat berinteraksi secara real-time.

Selain efek positif, AR memilki dampak negatif, terutama jika anak melakukannnya tanpa pengawasan dan berlebihan. Dampak negatif Augmented Reality pada anak salah satunya membuat anak menjadi malas melakukan aktivitas sehari – hari. Bermain AR juga dapat menimbulkan kecanduan.

Penting Dibaca : Aplikasi AR Mengontrol SmartHome

Memang penggunannya mudah, dengan tab dan smartphone lalu dikasih ke anak, dan anak menjadi senang. Tapi orang tua harus memberikan pengawasan yang tepat, batasi anak Anda bermain gadget. Apalagi ketika pengguaan yang berlebihan, akan menyebabkan anak menjadi kurang tidur dan mudah lelah.

Karna faktanya kecanduan bermain game bisa mengganggu aktivitas yang lain seperti belajar. Untuk itu awasi dan perhatikan anak Anda ketika bermain gadget dan AR.

Contoh Augmented Reality

Apakah Augmented Reality, Kenali Lebih Dekat

Apakah Augmented Reality ? Contoh salah satunya adalah Game Pokemon Go. Namun tahukah Anda, selain ada di permainan, perkembangan Augmented Reality apa saja yang sudah diterapkan di Indonesia ?

Dari berjalan hingga berlari, melalui kamera ponsel, raut wajah berubah senang ketika mendapatkan pokemon di depan mereka. Pokemon Go adalah contoh Augmented Reality yang booming di tahun 2016. Berkat game ini, teknologi Augmented Realty (AR) semakin dikenal masyarakat umum. Berkat Pokemon Go juga, anggapan bahwa teknologi Augmented Reality adalah sebuah konten game yang masih melekat di sebagian besar masyarakat hingga saat ini. Padahal, teknologi Augmented Reality (AR) dapat dimanfaatkan untuk berbagai bidang, bahkan beberapa diantaranya sudah melekat dan menjadi kebutuhan utama di bidang tersebut.

Apakah Augmented Reality

Augmented Reality adalah perangkat yang dapat menampilkan objek digital buatan yang dapat dilihat melalui kamera ponsel atau perangkat lainnya, hal ini membuat teknologi ini diterapkan untuk tujuan perencanaan, promosi, dan edukasi. Berikut contoh Augmented Reality telah digunakan dalam masyarakat bisnis:

Bidang Arsitektur : iStaging

iStaging dapat membantu tiga tipe orang. Pertama, untuk Anda yang ingin mendekorasi rumah tanpa harus membeli barangnya terlebih dahulu. Kedua, untuk Anda yang bekerja sebagai arsitek dan ingin melakukan perencanaan dekorasi atau desain interior suatu bangunan. Terakhir, jika Anda seorang pengembang property yang ingin menunjukan maket bangunan atau contoh desain interior property kepada klien.

iStaging dapat menampilkan desain 3D interior suatu bangunan seperti furnitur, bangunan maket dan lain lain. Tentu hal ini sangat bermanfaat untuk membantu perencanaan dan menghemat biaya produksi dari bidang desain interior maupun arsitektur ya. Tak heran, banyak bisnis berlomba-lomba mengembangkan produknya dan perusahaannya dengan Augmented Reality.

Baca Juga : Aplikasi Augmented Reality Terbaik di iOS

Bidang Edukasi : Star Walk

Anda tidak perlu menjadi seorang astronot atau ahli astronomi untuk mengagumi tata surya dibawah.

Aplikasi Star Walk memungkinkan Anda untuk mengamati bintang dan planet, langsung dari posisi yang di lihat. Cukup unduh aplikasi ini dan arahkan kamera ponsel kearah langit-langit bintang. Nikmatilah pengalaman dan ilmu baru tentang tata surya langsung dari tempat Anda berada.

Bidang Edukasi : Layar

Bukan, ini bukan benda yang sedang Anda lihat sekarang. Layar adalah nama aplikasi Augmented Reality yang dapat membantu menemukan informasi detail secara tepat dan real. Penggunaan aplikasi Layar dapat digunakan pada poster, katalog, atau majalah.

Dan penggunaan Augmented Reality diprediksi akan terus berkembang menguntungkan bidang-bidang lainnya.